Waketum Golkar Azis Syamsuddin Tidak Menganggap ada Musda di Sumut

oleh -718 views
Waketum Partai Golkar Azis Syamsuddin yang menyebut dirinya menerima mandat Ketum sekaitan pelaksanaan Musda di Sumut tak mengakui Musda yang menetapkan Yasir Ridho Loebis sebagai Ketua Golkar Sumut periode 2020-2025. (orbitigitaldaily.com/Diva Suwanda)

MEDAN – Hari ini, Senin (24/2/2020) berlangsung Musda Partai Golkar Sumut dengan hasil terpilihnya Yasir Ridho Loebis sebagai Ketua Golkar Sumut periode 2020-2025 kabarnya tidak sah.

Bahkan, Waketum Azis Syamsuddin menyatakan, tidak menganggap adanya Musda partai berlambang beringin itu di Sumut.

“Saya tidak menganggap itu ada Musda. Karena Musda itu harus dibuka oleh setingkat di atas provinsi, setingkat di atas provinsi itu DPP (Dewan Pimpinan Pusat). Dan pemegang mandat dari DPP Azias Syamsuddin,” kata Azis kepada orbitdigitaldaily.com Senin malam.

Pernyataannya itu bukan tanpa alasan. Azis menerangkan, legalitas terjadinya Musda di daerah mengharuskan adanya perwakilan DPP diatur dalam Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar.

“Jadi dalam hal Musda di daerah akan dihadiri pak Ketum dalam hal Musda di daerah akan dihadiri Ketum dengan Ketum memberikan mandat, kebetulan mandat di Sumut Ketum melemparkan dalam rapat ditunjuk Azis Syamsuddin dan dalam rapat disetujui. Sehingga secara mekanisme AD/ART pasal 23 dan pasal 54 DPP (Golkar) kan punya hak suara sebagai peserta di situ,” terang Azis. 

Menindaklanjuti kejadian hari ini, Azis Syamsuddin besok akan turun ke Sumut untuk melakukan rapat ke pengurus Partai Golkar di DPD.

“InshaAllah kalau umur panjang besok saya ke Medan. Karena untuk melakukan Musda kan saya harus menanyakan ke temen-temen pelaksana panitia,” ucapnya.

Ditanya soal kebenaran adanya diskresi dari Ketum sekaitan Wagubsu Musa Rajekshah mencalonkan diri sebagai Ketua Partai Golkar, Azis belum bisa menjawab secara gamblang. 

“Nanti saya sampaikan di dalam rapat dengan temen-temen media dan temen yang ada di Medan. Pokoknya prinsip Golkar begini, pihak manapun yang mempunyai keinginan dan panggilan untuk membesarkan Partai Golkar partai pasti akan menerima dan mendukung,” pungkas Azis. (Diva Suwanda)