Medan  

Wamen Haji Sebut Negara Pasang Badan Terkait Kenaikan Biaya Avtur Penerbangan Haji

MEDAN | Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan bahwa pemerintah Indonesia akan menanggung beban kenaikan biaya avtur bagi jemaah Indoensia yang akan melakukan penerbangan haji pada tahun 2026.

Hal itu diungkapkan nya saat memberi sambutan pada kegiatan Manasik Haji Akbar Bank Sumut, yang digelar di Aula Asrama Haji Medan, di Jalan AH Nasution, Selasa siang, (7/4/26).

Dahnil menjelaskan, bahwa akibat konflik yang terjadi di Timur Tengah tersebut berdampak pada minyak dunia yang mengakibatkan ada nya kenaikan harga bagi avtur sebagai bahan bakar pesawat.

“Nah, ini sikap yang luar biasa dari Presiden Republik Indonesia Pak Prabowo. Ketika avtur naik. Ketika maskapai-maskapai kita minta supaya biaya penerbangan jemaah itu dinaikkan, Presiden menyampaikan perintah kepada kami di Kementerian Haji, kenaikan itu tidak boleh dibebankan kepada jemaah haji”jelas Dahnil Anzar.

Dahnil Anzar mengungkapkan bahwa ada maskapai meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk menambah biaya angkutan haji tahun ini, karena imbas kenaikan harga avtur.

“Saudi, Maskapai Saudi beberapa hari yang lalu juga mengirimkan surat kepada kami, menyampaikan bahwa tambahan yang mereka harus tambahkan untuk per jemaah. Itu rata-rata hampir 4.000 dolar per jemaah. Jadi ada kenaikan. Pertanyaannya kemudian adalah kalau maskapai ada avtur naik dan ongkos mau terbang Bapak Ibu sekalian itu naik, jemaah dibebankan enggak atas kenaikan itu ?”ungkap Dahnil Anzar kembali.

Kenaikan harga avtur akibat dari lonjakan harga minyak mentah dunia pasca dinamika geopolitik di Timur Tengah. Lanjut, Dahnil Anzar mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera melakukan kordinasi dengan maskapai unjuk mencari solusi kenaikan BBM pesawat itu.

“Jadi perintah Presiden itu jelas bahwasanya kenaikan avtur, kenaikan itu tidak boleh dibebankan penambahan ongkos kepada jemaah haji seluruh Indonesia, termasuk Bapak Ibu” sebut Dahnil Anzar.

Dahnil juga bahwa Presiden RI, Prabowo Subianto sudah menginstruksikan antar Kementerian dan Lembaga untuk mencari solusi atas kenaikan avtur. Sehingga dampak itu, tidak membebani calon jemaah haji di Indonesia.

“Tapi oleh Presiden, kita menanggung bebannya melalui negara. Jadi Bapak Ibu sekalian, ini sikap terang dari Presiden, dukungan Presiden untuk memastikan beban yang ditanggung oleh rakyat terutama jemaah haji itu harus semakin ringan”pungkas Mantan Ketua Umum PPWakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak Pemuda Muhammadiyah. (OM-10)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *