Warga Minta Forkopimcam Tangkap Teror Kera Liar di Brandan

Teror kera liar di Pangkalanbrandan

PANGKALANBRANDAN | Karena dinilai sangat meresahkan masyarakat Pangkalan Brandan, warga minta pihak Forkopimcam agar tangkap kera liar yang sudah beberapa kali mernyerang masyarakat.

“Mak mak resah atas belum ditangkapnya kera itu. terutama anak anak yang selalu khawatir dan ketakutan atas teror kera liar di Kota Brandan,” kata warga.

Keresahan warga terjadi di tiga kelurahan di Kecamatan Babalan dalam beberapa bulan terakhir, teror kera liar terhadap manusia terus berlanjut. Empat orang warga Pangkalan Brandan Langkat Sumut terluka serius di bagian tubuh kepala punggung dan tangan, Jumat (29/8/2025).

Seekor monyet atau kera liar kembali yang menyerang warga Pangkalanbrandan, beberapa hari lalu menimpa M. Husaini, 24, warga Jl. KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Brandan Timur Baru, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat,

M. Husaini sempat rawat inap di salah satu rumah sakit dikarenakan mengalami luka gigitan di bagian pinggang akibat serangan monyet liar tersebut saat berada di Jl. Sumatera, Kelurahan Brandan Timur Baru. Korban yang bekerja di SPBU Pangkalanbrandan kini dirawat di RSU Pertamedika P. Brandan.

Serangan kera liar ini bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, warga Kelurahan Brandan Barat dan Brandan Timur juga menjadi korban,

Termasuk anak anak jadi korban 24 jahitan warga Taman Bunga Kelurahan Brandan Barat dan warga jln Dempo juga mengalami hal yang sama jadi korban dibagian kaki gigitan kera liar.

Lurah Brandan Barat, Nuraini Harahap, SSos, membenarkan bahwa ada dua warganya yang menjadi korban serangan monyet liar beberapa waktu lalu.

Lurah Brandan Timur baru dan Brandan Timur setempat menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk mengatasi serangan hewan liar tersebut.

“Sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk mengatasi serangan hewan liar tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media terkait serangan monyet liar itu,

“Warga minta aparat yang ada di Kecamatan Babalan jangan tutup mata terhadap hewan liar yang membahayakan masyarakat Pangkalan Brandan,” kata Ucok warga Dempo .

Muslim