204 Orang Warga Desa Ajibata Terima Uang Santunan Lahan Otoritatif BPODT

oleh -584 views
Photo bersama usai penyerahan uang santunan, Balige, Jumat (10/7/2020). (orbitdigitaldaily.com/Bernard Tampubolon)

TOBA – Uang sebanyak lebih dari Rp26 miliar secara simbolis diserahkan kepada 204 orang warga dari tiga desa di Kecamatan Ajibata oleh Badan Pengelola Otorita Danau Toba di Aula Lantai IV Kantor Bupati pada Jumat (10/7/2020).

Dana sebesar Rp26.137.298 tersebut merupakan uang santunan bagi masyarakat yang menerima penyelesaian dampak sosial kemasyarakatan pada lahan zona Otorita Danau Toba dan Groundbreaking yakni Desa Sigapiton, Desa Pardamean Ajibata dan Motung.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Audy Murphi Sitorus SH dihadapan sejumlah pihak terkait seperti Kejati, Kapolres, Dandim 02/TU, Bank Indinesia, BRI, Pegadaian, Direktur BOPDT, masyarakat desa wisata, dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Tampak kegiatan tersebut juga dilaksananan dengan mengundang sejumlah tamu lainnya, namun karena masih situasi Pandemi Covid19, maka komunikasi itu dilakukan secara virtual atau teleconference yakni dengan Menteri Maritim RI, Luhut Binsar Panjaitan dan sejumlah pejabat kementerian penting lainnya.

Dalam kesempatan pemaparan sambutan Sekda itu, juga disampaikan bahwa uang santunan itu merupakan santunan untuk lokasi seluas 279 hektar dimana lokasi tersebut merupakan juga wilayah kegiatan BPODT nantinya.

Usai melakukan pemaparan dan dialog dengan berbagai sumber, acara yang dimulai sejak pukul 10.00 wib itu dilanjutkan dengan penyerahan uang kepada beberapa warga yang berhak menerima dana secara simbolis.

Usai penyerahan dana santunan sebesar puluhan miliar itu, kegiatan dilanjutkan dengan photo bersama dan bersantap siang yang sebelumnya telah disiapkan oleh pihak BPODT.

“Terimakasih saya sampaikan atas kerja keras semua pihak, hingga kegiatan penyerahan uang santunan lahan ini akhirnya dapat terlaksana dalam keadaan yang sangat baik,” sebut Kepala Desa Pardamean Sibisa, boru Situmeang mewakili pihak penerima santunan.

Reporter: Bernard Tampubolon