Tak berselang lama kemudian datang Abram Sitepu Bapak Jeje E. Pusakanta Sitepu ke lokasi setelah menerima telepon dari salah seorang karyawannya. Sesampainya di TKP, Abram Sitepu langsung turun dari mobilnya sambil membawa sebilah pisau yang masih bersarung sambil berjalan mengacung-ngacungkan pisaunya kearah mereka dan mengenai punggung Epranta Sitepu.
Melihat itu,mereka pun langsung melarikan diri karena ketakutan. Sedangkan Yoga Wijayanta Sembiring (korban) menghampiri Jeje E.Pusakanta Sitepu saat berada di pondok lesehan di TKP dan memapahnya berjalan kearah kafe.
Namun Abram berjalan dari arah belakang dan melihat Jeje E.Pusakanta dirangkul Yoga Wijayanta Sembiring seakan memiting, maka Abram langsung mendekati dan menarik kerah baju Yoga Wijayanta Sembiring dan langsung menikamkan pisau kepahanya hingga terjatuh.







