Ragam  

Tranding Camp Sikabung-kabung Wisata Alam dengan Sungai Jernih dan Asri

Budi Hermansyah bersama teman-temannya saat mengunjungi Tranding Camp Sikabung-kabung, Senin (12/5/2025). Foto : ist

MEDAN | Mengisi libur panjang Hari Raya Waisak 2025, sebahagian warga menghabiskan waktunya mengunjungi berbagai destinasi wisata. Pemandian Alam Sikabung-kabung salah satunya, dapat dijadikan sebagai lokasi pilihan untuk menyegarkan pikiran saat berlibur.

Pemandian Alam Sikabung-kabung terletak di Desa Suka Makmur, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang .

Dengan jarak tempuh berkisar 40 kilometer dari pusat Kota Medan, atau dengan berkendara sekitar lebih kurang 1 jam, Anda dapat melepas sumpek setelah menjalani rutinitas kota dan kegiatan sehari-hari yang melelahkan.

Pemandian alam tersebut dinamai pemiliknya Tranding Camp Sikabung-kabung. Kondisi alamnya masih sangat asri dengan air jernih merupakan hulu dari Sungai Belawan yang mengalir hingga ke Kota Medan.

Air sungai yang jernih dan tidak terlalu dalam membuat siapapun dari semua kalangan usia dapat menikmatinya. Bahkan, di beberapa titik sungai terbentuk kolam dengan kejernihan air yang sangat menggoda pengunjung untuk melakukan atraksi melompat.

Tranding Camp Sikabung juga menyediakan lapak berkemah. Bagi yang berniat untuk mendirikan tenda tersedia camping ground dengan lokasi cukup luas.

Budi Hermansyah, salah seorang pengunjung mengaku tertarik datang ke lokasi Pemandian Alam Sikabung-kabung ini karena melihat postingan di platform media sosial.

“Benar saja, setelah tiba di lokasi saya dan teman-teman merasa senang. Karena suasananya asri dan airnya masih jernih,” ujar Budi, Senin (12/5/2025).

Budi menjelaskan, biaya masuk ke lolasi yang tidak mahal semakin membuat ia dan teman-temannya tertarik untuk mengeksplor keindahan alam nan asri ini.

“Hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp20 ribu setiap orang, kami sudah bisa menikmati keindahan alam tersebut,” jelasnya.

Di tempat ini pengelola juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung seperti tempat ganti pakaian, toilet, musala, dan juga warung.

“Selain tempatnya tidak jauh dari Kota Medan, kondisi alamnya juga masih sangat asri,” katanya.

Budi berharap pengelola dapat menjaga tempat ini agar tetap asri hingga air sungai juga selalu bersih. Dari sisi pengunjung, kata Budi, diharapkan juga untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan.

“Yang namanya senang itu, kita juga harus peduli lingkungan. Kalo ke mari, sampah dibawa pulang atau dibuang pada tempatnya. Sehingga, tempat wisata Sikabung-kabung bisa menjadi lokasi idaman masyarakat Sumatera Utara,” pungkasnya.(OM-11)