ABDYA | Kepolisian Resor Aceh Barat Daya (Polres Abdya) mengambil langkah tegas terhadap aksi balap liar yang marak terjadi di malam hari. Pada Kamis malam (5/6/2025), bertepatan dengan malam takbiran Iduladha 1446 H, lima unit sepeda motor ditangkap dalam operasi penertiban di jalan dua jalur depan Kantor Bupati Abdya, Blangpidie.
Penertiban ini dipimpin langsung oleh tim Satlantas Polres Abdya sebagai respon atas laporan warga yang resah dengan aktivitas balap liar, terutama saat malam hari dan akhir pekan.
“Laporan masyarakat kami tindaklanjuti segera. Lima motor yang diduga digunakan untuk balap liar berhasil diamankan,” ujar Kasatlantas AKP T. Tasrizalsyah, Jumat (6/6/2025).
Empat personel diturunkan dalam operasi tersebut: Ipda Prawiro Djoko S., Aipda Desmitya Putra, Aipda Andri Fakhrizal, dan Brigadir Maman Abdurahman. Mereka menyisir lokasi pada malam takbiran, waktu yang sering dimanfaatkan para pelaku karena jalanan cenderung sepi.
Menurut AKP Tasrizalsyah, sebagian pelaku melarikan diri begitu menyadari kehadiran petugas. Namun, lima kendaraan berhasil disita, baik yang ditinggalkan maupun masih dikendarai. Saat ini, identitas pemilik sedang didata.
Warga sekitar menyambut baik langkah ini. Fauzi (43), warga Blangpidie, mengatakan balap liar sudah sangat meresahkan. “Suaranya bising, sering ugal-ugalan, bahkan hampir tabrak orang. Kami harap polisi terus rutin patroli,” ungkapnya.
Polisi menegaskan kendaraan yang ditangkap akan ditangani sesuai prosedur. Jika pelakunya di bawah umur, orang tua mereka akan dipanggil dan dilakukan pembinaan. Motor tidak akan dikembalikan sebelum seluruh dokumen lengkap.
“Penindakan ini bukan hanya untuk menghukum, tapi juga mencegah dan mendidik. Kami juga sudah petakan titik-titik rawan lainnya, termasuk di kawasan Susoh dan jalan protokol lain,” tambah AKP Tasrizalsyah.
Polres Abdya mengimbau masyarakat, terutama remaja, agar tidak menjadikan jalan umum sebagai arena balap. Aksi semacam ini tak hanya melanggar hukum, tapi juga membahayakan keselamatan diri dan orang lain.
“Kalau ingin balap, lakukan di tempat yang sesuai seperti sirkuit. Jangan korbankan keselamatan demi hobi,” tegasnya.
Langkah kepolisian ini mendapat dukungan luas. Warga berharap penertiban ini bukan hanya sesaat, tapi menjadi langkah berkelanjutan dalam menjaga ketertiban dan keselamatan lalu lintas di Abdya.
Reporter : Nazli







