DELI SERDANG | Dalam rangkaian kegiatan Forum Daerah (Forda) ke-III, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menggelar seminar perlindungan anak bertema “Bersahabat di Dunia Nyata dan Dunia Maya: Gen Z Bebas Bullying”.
Kegiatan ini berlangsung di Aula SMKN 1 Beringin dan diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari pelajar SMK, orang tua, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus LPA.
Seminar ini menghadirkan dua narasumber utama yang kompeten di bidangnya, yaitu dr. Dewi Fitriana, M.Kes Anggota Komisi E DPRD Sumatera Utara dari Fraksi PKB dan Dr. Roma Putra Hutasuhut, M.Pd Praktisi Pendidikan Sumatera Utara.
Dalam paparannya, dr. Dewi Fitriana menekankan bahwa perundungan, baik secara langsung maupun melalui media digital, merupakan ancaman serius terhadap kesehatan mental dan perkembangan anak.
Ia mendorong peran aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan keluarga, untuk menciptakan ruang aman dan nyaman bagi generasi muda.
“Bullying bukan sekadar perilaku negatif biasa, tetapi bentuk kekerasan yang merusak masa depan anak. Kita harus bergerak bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman,” ujar dr. Dewi.
Senada dengan itu, Dr. Roma Putra Hutasuhut menyampaikan pentingnya literasi digital serta pendidikan karakter sebagai benteng utama dalam mencegah perundungan di era digital.
Ia mengajak para pendidik dan orang tua untuk menjadi pendamping aktif dalam proses penggunaan teknologi oleh anak-anak.
“Gen Z hidup dalam dua dunia sekaligus — nyata dan maya. Keduanya harus dijaga agar tetap sehat dan positif. Kunci utamanya adalah edukasi, literasi, dan kedekatan emosional antara anak dan orang dewasa di sekitarnya,” jelas Dr. Roma.
Seminar ini merupakan bagian dari komitmen LPA Deli Serdang untuk menguatkan kesadaran masyarakat bahwa perlindungan anak bukan hanya tugas lembaga formal, melainkan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.
Ketua LPA Deli Serdang dalam sambutannya menegaskan perlindungan anak adalah investasi kemanusiaan.
“Jika hari ini kita menjaga mereka dari perundungan, maka esok hari kita akan menuai generasi yang sehat, percaya diri, dan berdaya saing. Mari bersama kita jadikan Deli Serdang sebagai rumah yang aman bagi setiap anak.” katanya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang lebih luas dalam upaya menumbuhkan budaya anti-bullying di kalangan generasi muda Deli Serdang, sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya lingkungan yang ramah anak, baik di dunia nyata maupun dunia maya.
Reporter : Bambang







