Binjai  

PT TASPEN Edukasi ASN Disdik Langkat Tentang Perencanaan Pensiun dan Perlindungan Finansial

LANGKAT | PT TASPEN menggelar kegiatan audiensi sekaligus sosialisasi program Taspen Smart Save dan Personal Accident (PA) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pegawai mengenai pentingnya perencanaan keuangan menjelang masa pensiun serta perlindungan finansial bagi diri dan keluarga.

Kegiatan ini diikuti Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat Ilhamsyah Bangun, Sekretaris Dinas, para Kepala Bidang (Kabid), Kepala Seksi (Kasi), serta seluruh pegawai berstatus PNS maupun PPPK di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat.

Audiensi dan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari komitmen PT TASPEN dalam memberikan edukasi kepada peserta mengenai berbagai program perlindungan, jaminan sosial, dan layanan tambahan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan aparatur sipil negara.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat Ilhamsyah Bangun menyampaikan apresiasi atas inisiatif PT TASPEN yang secara aktif memberikan pemahaman kepada ASN mengenai pentingnya menyusun perencanaan keuangan sejak dini sebagai bekal menghadapi masa pensiun.

Menurutnya, edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan perlindungan diri menjadi kebutuhan penting bagi setiap ASN agar memiliki kesiapan finansial ketika memasuki masa purna tugas.

“Saya menilai program yang diperkenalkan PT TASPEN sangat bermanfaat bagi para pegawai. Oleh karena itu, saya berharap seluruh ASN di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat dapat mempelajari sekaligus mempertimbangkan untuk memanfaatkan berbagai program yang ditawarkan sesuai kebutuhan masing-masing,” ujar Ilhamsyah.

Ia juga mengapresiasi inovasi PT TASPEN dalam menghadirkan layanan yang memberikan nilai tambah bagi peserta. Bahkan, pada kesempatan tersebut Ilhamsyah menyatakan dirinya turut bergabung dalam Program Personal Accident (PA) sebagai bentuk dukungan terhadap program perlindungan yang ditawarkan.

“Premi yang dibayarkan relatif terjangkau, namun manfaat perlindungan yang diberikan cukup besar. Saya berharap langkah ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk ikut memanfaatkan program yang dapat memberikan rasa aman bagi diri dan keluarga,” tambahnya.

Dalam sesi pemaparan, narasumber dari PT TASPEN menjelaskan bahwa selain mengelola program pensiun dan Tabungan Hari Tua (THT), perusahaan juga menghadirkan sejumlah layanan tambahan yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan peserta.

Salah satu program yang diperkenalkan adalah Taspen Smart Save, yaitu program yang mengombinasikan manfaat peningkatan nilai Tabungan Hari Tua dengan perlindungan asuransi jiwa. Program tersebut dirancang sebagai instrumen perencanaan keuangan jangka panjang agar peserta memiliki kesiapan finansial yang lebih baik saat memasuki masa pensiun.

Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai Program Personal Accident (PA) yang memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan diri selama 24 jam penuh setiap hari. Dengan tambahan premi sebesar Rp5.000 per bulan, peserta memperoleh manfaat santunan apabila terjadi risiko meninggal dunia akibat kecelakaan dengan nilai pertanggungan hingga Rp60 juta.

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para peserta memanfaatkan sesi diskusi dan tanya jawab untuk memperoleh penjelasan lebih rinci mengenai mekanisme kepesertaan, manfaat perlindungan, persyaratan administrasi, hingga prosedur klaim dari setiap program yang diperkenalkan PT TASPEN.

Antusiasme para pegawai menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan serta perlindungan finansial sebagai bagian dari perencanaan masa depan.

Melalui kegiatan ini, PT TASPEN berharap seluruh ASN di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat semakin memahami pentingnya mempersiapkan masa pensiun secara matang. Dengan perencanaan keuangan yang baik serta dukungan program perlindungan yang memadai, diharapkan para pegawai dapat menjalani masa purna tugas dengan lebih tenang, mandiri, dan sejahtera, sekaligus memberikan jaminan perlindungan yang lebih baik bagi keluarga. (Od-22/Od-20)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *