TANAH KARO – Pengerjaan proyek optimalisasi sistem penyediaan air minum (SPAM) ibukota kecamatan (IKK) Kabanjahe senilai Rp13.9 milliar mulai dikerjakan.
Hadirnya optimalisasi SPAM IKK Kabanjahe ini diperkirakan akan dapat mengatasi krisis air bersih di kota Kabanjahe yang sudah cukup lama menjadi permasalahan di tengah-tengah masyarakat.
Pantauan orbitdigitaldaily.com di lokasi, Sabtu (29/08/2020), sejumlah pekerja sedang melakukan penggalian lubang dan penanaman pipa di sepanjang kiri dan kanan jalan di jalan Rata Perangin-angin Kabanjahe.
Diketahui, proyek yang dahulunya sempat terganjal di pusat ini, kemudian dianggarkan kembali setelah kehadiran Anggota DPR-RI, Bob Andika Mamana Sitepu.
“Semoga memberi manfaat bagi warga kota Kabanjahe.Tetapi, ini baru tahap awal dari sekian tahapan distribusi air yang lebih baik lagi untuk warga Kabanjahe dimasa-masa mendatang,” ujar Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR -RI Bob Andika Mamana Sitepu kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Sementara, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH juga sempat mengakui peran serta Anggota Komisi DPR-RI, Bob Andika Mamana Sitepu, setelah mengalami gagal tender proyek APBN sebesar Rp 43,6 miliar untuk memperbaiki fasilitas di sejumlah titik PDAM Tirta Malem.
“Sejak gagal tender, pihak Pemkab Karo melakukan penjajakan. Pemkab Karo gencar melakukan lobi dan berkomunikasi dengan anggota DPR RI Bob Andika Mamana Sitepu,” jelas Terkelin sebelumnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Bappeda Karo, Ir Nasib Sianturi. Menurutnya, Bob benar-benar mampu melihat kebutuhan dasar soal air bersih di kota Kabanjahe dan melakukan komunikasi efektif dengan Kementerian PUPR agar proyek tersebut dapat dilaksanakan.
Hasilnya, Kementrian PUPR akhirnya mengalokasikan kembali anggaran yang tertunda, khususnya bagi SPAM IKK Kabanjahe senilai Rp 13,9 milliar di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sebagaimana pernah diberitakan, optimalisasi IKK Kabanjahe tersebut akan difokuskan guna menata jaringan distribusi dan sambungan rumah air minum.
Sebab, sebahagian besar pipa jaringan distribusi sudah expired. Faktor ini membuat tingkat kerusakan dan kebocoran pipa cukup tinggi.
Secara terperinci, Kepala Dinas PUPR Karo Edward Pontianus Sinulingga melalui Kabid Cipta Karya Irma Sonya beberapa waktu lalu mengatakan, dalam optimalisasi SPAM IKK Kabanjahe menggunakan air minum yang sudah sampai pipa distribusinya di kota Kabanjahe.
Tahap pertama kegiatan akan dimulai dari kawasan Simpang Enam hingga ke jalan Pahlawan Kelurahan Padang Mas.
Irma menambahkan revitalisasi pipa akan dilaksanakan sepanjang 20 kilometer dengan keutamaan proyek pada revitalisasi pipa primer, sekunder sampai ke sambungan rumah terpasang. Sesuai studi awal, ini ditujukan guna mengoptimalkan distribusi air dari saluran transmisi berukuran 50 liter/detik.
Reporter : David Kaka







