SIBOLANGIT| Direktur Utama PDAM Tirtanadi Kabir Bedi didampingi Direktur Administrasi dan Keuangan Humarkar Ritonga, Direktur Air Minum Harun Al Rasyid, Anggota Dewan Pengawas Silmi, Ka.Sekper Jamal Usman, Kadiv PAM Arif Siregar bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sumatera Utara (Forkopimdasu) yaitu Dirreskrimsus Poldasu Jhon C E Nababan (mewakili Kapoldasu) Kasubdidtipiter Poldasu Muhammad Taufik, juga hadir Masmur, Johan, Emmy Manurung, Sabrina Nasution (mewakili Kejatisu), Ka.Biro Perekonomian Pemprovsu Naslindo Sirait, Anggota DPRD Sumut Yantoni Purba dan Tuahman Purba, Asisten I Pembangunan Pemkab Deliserdang Citra Capali, Inspektorat Pemkab Deliserdang Darwin Surbakti, BPN Deliserdang Irwan Muslim, dan mewakili Dinas Kehutanan Irham Asri serta yang lainnya menyusuri hutan area resapan air Sibolangit yang telah dirambah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan melihat secara langsung posisi patok area yang sudah ratusan tahun dikelola oleh PDAM Tirtanadi sebagai resapan air.
Rombongan Direksi dan Forkopimdasu yang tiba di area resapan air Sibolangit sekitar Pukul 10.00 Wib Rabu (16/2/2022) langsung meninjau patok tapal batas area pengelolaan PDAM Tirtanadi yang merupakan resapan air.
Ketika di dalam area resapan air tersebut terlihat sudah ada pemagaran di beberapa lokasi resapan air dan penebangan pohon – pohon sebagai resapan air
sehingga debit air menjadi turun drastis yang mengakibatkan terganggunya pasokan air untuk sebagian Deliserdang, Kecamatan Medan Johor, Medan Kota, Delitua, Padang Bulan.







