“Ketiga kabupaten ini, masyarakatnya mayoritas adalah beladang, sangat tergantung pada ketersediaan pupuk dan cuaca yang mendukung, bila pupuk langka dan cuaca yang ekstrim dapat menciptakan gagal panen dan hal ini sangat berbahaya bagi kelangsungan ketersediaan pangan terutama sayur-mayur dan kebutuhan panganan lainnya,” lanjut Anwar Sani
Selanjutnya, Anwar Sani meminta kepada pemerintan Provinsi dan Kabupaten untuk serius dalam menangani persolan distribusi pupuk ini, kalua pemerintah mengabaikan persoalan ini pasti akan ada korban, terutama petani yang akan kehilangan mata pencahariannya,
“Pemerintah tidak boleh tutup mata terhadap persoalan ini, karena ini terkait hajat hidup manusia dan kami meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan dan mengawasi secara serius karena ada dugaan distribusi pupuk ini telah terjadi penyelewengan, ada pupuk yang seharusnya untuk daerah ini tetapi didistribusikan kedaerah lain,” pungkas Anwar Sani Tarigan. rel







