Aparat Penegak Hukum Harus Bongkar Kecurangan Takaran Bantuan Sembako Pemprovsu

oleh -380 views
Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik DPD PDI Perjuangan Sumut Dr Aswan Jaya

MEDAN – Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Dr Aswan Jaya menegaskan aparat penegak hukum harus membongkar dugaan kecurangan takaran volume bantuan sembako Pemprovsu seperti yang ditemukan oleh anggota Anggota DPRD Sumut di sejumlah kabupaten/kota di Sumut.


” Kita berharap agar praktek kecurangan ini segera dibongkar agar terungkap siapa pelaku kecurangan tersebut karena ini persoalan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19,” kata Aswan,” Sabtu (23/5/2020).

Aswan menegaskan sanksi berat harus diberikan kepada siapa saja yang mencurangi takaran volume bantuan sembako tersebut karena itu merupakan perbuatan yang sangat tidak manusiawi.” Harus diungkap pihak yang mengadakan bantuan tersebut dan siapa pula yang menghunjuk pihak pengadaan tersebut,” kata Aswan kembali.

Dijelaskan Aswan pihaknya akan melakukan pengawalan terhadap pendistribusian bantuan sembako yang dilakukan oleh pihak Pemprovsu ke sejumlah kabupaten/kota di Sumut tersebut agar tidak terjadi lagi kecurangan takaran timbangan atau volume bantuan sembako itu.

” Yang baru ketahuan satu kabupaten saja bagaimana dengan kabupaten/kota lainnya. Makanya kita minta aparat penegak hukum segera membongkar praktek kecurangan ini,” kata Aswan kembali.

Anggota DPRD Sumut Rony Reinaldo Situmorang ketika bersitegang dengan pihak penyalur sembako bantuan Pemrovsu di Kabupaten Simalungun karena ditemukanya kecurangan timbangan bantuan sembako tersebut

Sebelumya disebutkan Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Nasdem Rony Reinaldo Situmorang menemukan adanya kecurangan atas bantuan sembako dari Pemprovsu di Kabupaten Simalungun.

Kecurangan itu berupa berkurangnya berat timbangan beras dari 10 Kg menjadi 8 Kg, gula dan minyak goreng. Akibat ditemukannya kecurangan itu akhirnya bantuan sembako dikembalikan ke Pemprovsu.cr-03