Bawa Slogan Tobasa Unggul, Poltak Serius Bertarung di Pilkada 2020

BALIGE – Poltak Sitorus didampingi para kerabatnya tampak menyambangi Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Toba Samosir di Tambunan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) Jumat (4/10/2019)

Kegiatan tersebut dalam rangka mengembalikan Formulir Pendaftaran menjadi Bakal Calon Bupati (Bacabup) Tobasa dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan pada tahun 2020.

Tampak rombongan itu disambut oleh Tim Penjaringan Bacabup/ Bacawabup DPD NasDem Tobasa, Jojor Marintan Napitupulu dan Robinson Sibarani serta para staf kesekretariatan.

“Sejak pendaftaran dibuka pada 22 September, sebanyak 10 orang sudah menganbil Formulir, dan yang mengembalikannya baru 2 kandidat, salah satunya pak Poltak,” ujar Jojor seraya memeriksa kelengkapan berkas yang baru diserahkan.

Usai pemeriksaan berkas, Poltak terlihat bincang bincang dengan para Tim Penjaringan itu. Disampaikannya bahwa dirinya (Poltak) bertekad ingin menjadikan Tobasa menjadi pusat pendidikan bukan hanya mengandalkan Pariwisata.

“Saya bermimpi bermimpi dan bertekad mewujudkannya. Tobasa harus memiliki Rumah Sakit bertaraf Internasional dan menjadi pusat Pendidikan. Sehingganya saya membawa slogan Tobasa Unggul,” ujarnya semangat.

Lebih dalam, Poltak menguraikan pengalamannya usai Pilkada 2015 silam. Sebagai Ketua Yayasan Petra Harapan Negeri, sejak 2016 lalu sudah membangun puluhan PAUD di Nusantara, 8 unit diantaranya ada di Tobasa.

“Kemarin saya baru memberi pelatihan bagi para guru PAUD se Tapanuli yang sudah kita bina sejak tahun 2016 lewat Yayasan Petra Harapan Negeri. Jadi saya tidak pernah berhenti berkarya,” sebut Poltak menanggapi adanya pertanyaan dimana dirinya selama ini jelang Pilkada.

Kepada Tim Penjaringan, Poltak mengaku hingga kini belum memiliki calon wakil, dan meminta saran untuk dicarikan calon wakil yang potensial. “Siapa saja asal se-ide dan sama visi dan misi untuk kemajuan Tobasa, saya welcome,” tambahnya.

“Saya memang pernah bertarung dalam Pilkada 2015 silam, namun Tuhan belum mengijinkan saya jadi Bupati, tapi bukan berarti saya jenis orang yang mudah menyerah. Saya sudah banyak belajar dari pengalaman itu dan sudah kini siap maju di Pilkada,” antusiasnya.

Parlin Sianipar, salah seorang Tokoh Masyarakat Tobasa yang juga turut mendampingi Poltak memberi nasehat kepada pengurus Partai NasDem dan para kerabat Poltak yang turut mengantarkan pengembalian Formulir Pendaftaran itu.

Dikatakannya, bila Poltak menjadi bupati, jangan terlalu berharap dia bisa memenuhi semua keinginan tim sebab dia bukanlah manusia sempurna. “Sama dengan bupati sekarang ini, karena tidak dapat memenuhi keinginan semua tim lalu sekarang balik menyerang bupati,” terangnya.

“APBD Tobasa hanya berkisar 1 Trilyun rupiah. 60 persen habis bayar gaji, artinya sisanya itu sudah sangat minim untuk pembangunan. Saya yakin, Poltak hadir dengan hati yang tulus membangun, bukan untuk merampok. Apa yg mau dirampoknya? Uangnya sudah banyak!” jelas Parlin.

Menanggapi Poltak, Jojor menyampaikan bahwa pendaftaran ini “Tanpa Mahar”. “NasDem memiliki kader yang potensial mendampingi Poltak. Ada Toni Simanjuntak dan Robinson Sibarani dengan elektabilitas yang tinggi,” ujar Jojor menawarkan kadernya.

“Selain itu, sistem penjaringan ini akan dilaksanakan berdasarkan survey oleh lembaga yang kredibel yang akan mendatangi warga di pelosok untuk mengetahui tingkat elektabilitas kandidat,” jelas Jojor diaminkan Robinson.

Diakhir perbincangan, Poltak bersama Parlin dan segenap rombongan menyampaikan harapannya agar nantinya dapat diusung Partai NasDem dalam pertarungan Pilkada tahun 2020. “Saya sangat mengharap dapat diusung NasDem,” harap Poltak yang pada Kamis (3/10/2019) sebagai pembicara pada pelantikan GAMKI Tobasa.

Reporter : Bernard Tampubolon