Bawaslu Asahan Imbau Peserta Pemilu Tertibkan APK yang Langgar Aturan

Anggota Bawaslu Asahan Divisi Penindakan dan Pelanggaran, Ibnu Azhar Saragih SH. Orbit/Heri

Kisaran – ORBIT: Bawaslu Kabupaten Asahan, saat ini tengah gencar memetakan, serta pendataan Alat Peraga Kampanye (APK) yang tersebar di Kabupaten Asahan yang melanggar aturan. Tujuannya, guna mencegah potensi Pelanggaran Pemasangan APK.

Bahkan pihak Bawaslu Asahan akan mengundang KPU Asahan, Satpol PP, Dishub, Polres Asahan dan perwakilan partai politik untuk hadir pada Jumat ini (18/1/2019) guna membahas persoalan APK yang melanggar aturan.

Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Asahan melalui Divisi Penindakan dan Pelanggaran Ibnu Azhar Saragih SH kepada Orbit, Rabu (16/1/2019.

Disampaikannya, pihaknya sebelumnya juga sudah menyurati Parpol agar menempatkan APK di tempat yang sudah ditetapkan KPU Kabupaten Asahan. Tapi dari pantauan Bawaslu masih terdapat sejumlah APK yang melanggar aturan.

Satu di antaranya, sebut Ibnu, seperti pemasangan APK di pepohonan dan di fasilitas Pemerintah.

“APK yang melanggar aturan, kita tindaklanjuti dan kita sampaikan ke peserta pemilu agar ditertibkan. Jika tidak ditertipkan, Bawaslu Kabupaten Asahan akan menyurati Satpol PP untuk dilaksanakan penertiban,”tandasnya.

Dijelaskannya, ketentuan pemasangan APK ini telah diatur dalam PKPU No 23, 28 dan 33 Tahun 2018. Pemasangan APK juga dilarang di tempat Ibadah, Rumah Sakit atau tempat Pelayanan Kesehatan, Gedung Milik Pemerintah.

“APK juga dilarang dipasang di lembaga pendidikan, stasiun, terminal, rambu-rambu lalulintas, jembatan, pohon pelindung. Jumlah APK juga dibatasi sesuai aturan yang ditetapkan”, ungkapnya. Od/Her