LANGKAT | Beredar vidio puluhan warga melakukan aksi penyegelan sementara Kantor Desa Serapuh Asli, Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, pada Kamis (26/4/2024) sekira pukul 22.00 WIB.
Diketahui dari vidio berdurasi 0.24 detik yang beredar di group WhatsApp, terlihat puluhan warga berkerumun di depan pintu Kantor Desa Serapuh Asli, sedangkan salah seorang pria memanjat pintu besi sambil memasangkan kertas di depan pintu masuk kantor desa.
Dari informasi vidio dan foto yang dihimpun orbitdigitaldaily.com, terlihat kertas warna pink bertulisan “kami masyarakat Desa Serapuh Asli tidak mau punya Kades yang selingkuh dengan istri orang turunkan Kades sebelum makan bolu Ultah”.
Serta kertas bewarna putih bertuliskan “kami masyarakat Serapuh Asli menonaktifkan kantor desa ini sementara waktu sebelum adanya keputusan Bupati”. Dimana di ketahui dua kertas bertulisan tersebut terpasang di depan pintu masuk Kantor Desa Serapuh Asli.
Menanggapi adanya aksi sujumlah warga ke Kantor Desa Serapuh Asli, saat malam hari itupun di benarkan oleh Camat Tanjug Pura, Muhamad Nawawi SSTP M.SP.
“Ya, informasi kami dapat dari masyarakat. Aksi itu tadi malam, sekira pukul 22.00 WIB. Indikasi terkait mosi tidak percaya kepada Kades,” ujar Nawawi, kepada awak media ini saat dihubungi melalui selulernya, Jum’at (26/4/2024) siang.
Lebih lanjut Camat Tanjung Pura menjelaskan, untuk saat ini Kantor Desa Serapuh Asli sudah dibuka oleh pemerintah desa, Muspika, dan BPD.
“Kantor Desa sudah buka, dan aktivitas berjalan normal seperti biasanya. Kami berharap kita semua bisa dapat menyikapi ini dengan kepala dingin dan bijak,” harap camat.
Sambungnya, kami tidak mau menambah permasalahan baru. Karena jika terjadi penyegelan tentu yang dirugikan masyarakat kita.
“Tidak mau menambah permasalahan. Jika terjadi penyegelan, tentu yang dirugikan masyarakat kita dalam mengurus administrasi, maupun sejumlah dokumen lainnya di Kantor Desa nantinya,” pungkas Camat Tanjung Pura, yang akrab disapa Nawi.
Terpisah, Kepala Desa Serapuh Asli berinisial NP, saat dikonfirmasi awak media terkait beredarnya vidio aksi sujumlah warga di kantor desa tersebut, dirinya mengungkapkan masih dalam perjalanan.
“Nanti aja pak, saya masih di jalan, nanti aja,” tutup NP, dengan tergesa-gesa mematikan selulernya.
Red







