TANAH KARO – Wakil Bupati Karo Cory Sriwati Sebayang anjurkan kepada para peserta ujian Sistem Computer Assisted Test (CAT) Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) penerimaan CPNS Kabupaten Karo formasi tahun 2019, supaya tetap mematuhi segala ketentuan Protokol Kesehatan Covid-19.
Hal itu dikatakan Wakil Bupati Karo, Cory S Sebayang saat ikut memantau pelaksanaan seleksi/ujian penerimaan CPNS formasi tahun 2019 di Kantor Regional VI BKN Medan bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana, Ketua DPRD Karo dan Sekdakab Karo Kamperas Terkelin Purba, Selasa (8/9/2020)
Dikesempatan itu Cory juga mengajak para peserta ujian CAT SKB supaya jangan lupa berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa agar diberikan kemudahaan dalam menjawab soal-soal yang nantiya di ujikan dan selalu tenang menghadapi tantangan ujian.
“Tapi yang terpenting, jangan percaya kepada orang-orang yang memberikan iming-iming dapat membantu untuk meluluskan saudara sekalian pada seleksi ini. Kelian harus percaya pada kemampuan diri sendiri, karena pelaksanaan ujian CAT SKB ini dilakukan dengan bersih, murni, objektif dan akuntabel,” ucapnya.
“Nilai hasil seleksi CAT pada pelaksanaan SKB ditayangkan secara live scoring dan dapat dilihat secara langsung oleh pelamar dan masyarakat melalui media on line streaming baik itu youtube maupun facebook Kantor Regional VI BKN Medan. Tetap semangat mengikuti seleksi ini dan pastikan anda adalah salah satu pemenang,” tandasnya.
Sementara Sekdakab Karo Drs. Kamperas Terkelin Purba MSi selaku Ketua Panita Seleksi Daerah Penerimaan CPNS Formasi 2019 melaporkan pelaksanaan ujian CAT SKB Penerimaan Calon PNS Kabupaten Karo Formasi Tahun 2019, Selasa sekira pukul 07.00 WIB.
“Pelaksanaan ujian ini telah sesuai dengan standard protokol kesehatan yang disetujui oleh Satgas Penanganan Covid-19 Medan,” ujarnya.
Jumlah peserta yang ikut ujian sebagai peserta CAT SKB penerimaan calon PNS Kabupaten Karo Formasi Tahun 2019, adalah sebanyak 576 orang untuk mengisi 261 formasi di jajaran Pemerintah Kabupaten Karo.
“Namun yang ikut mengikuti ujian di Kanreg VI BKN Medan hanya 565 orang, sedangkan sisanya sebanyak 11 orang, mengikuti ujian dilakukan secara tersebar, masing-masing di Batam, BKN Pekanbaru, BKN Padang, BKN Jambi, BKN Serang, BKN Pusat dan BKN Yogyakarta,” ujarnya.
Pelaksanaan ujian dimulai hari Senin, tanggal 8 September 2020. Dengan menggunakan tiga ruangan. Dan jadwal ujian dibagi dalam 4 (empat) sesi, dengan peserta ujian sebanyak 130 orang satu sesi. Sedangkan tanggal 9 September 2020 hanya dua sesi dengan memakai satu ruangan, satu sesi sebanyak 45 orang peserta ujian.
“Dan peserta tidak hadir tanpa keterangan, sesuai data yang ada, sesi I ada 3 orang absen dan sesi ke 2 ada 1 orang absen. Peserta ujian yang absen dinyatakan “gugur” sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya.
Reporter : Daniel Manik







