“Selain itu, ini merupakan sedikit bentuk saling berbagi dengan pihak pondok pasantren. Kami harapkan jangan dilihat dari nilai sembakonya, akan tetapi hal ini semata-mata cara kami pihak kodim aceh selatan dalam mempererat hubungan silaturrahmi dengan para ulama dan pondok pasantren.” tutup Kapten Endang.
Danramil Tromon juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadirannya Dandim Aceh Selatan dalam penyerahan sembako tersebut dikarenakan ada sesuatu dan lain hal.
“Rencana awal beliau sendiri yang akan menyerahkan, namun dikarenakan pak Dandim berhalangan, maka diwakilkan kepada kami,” terangnya.
“Dandim menyampaikan salam dan harapannya, semoga adanya pemberian sembako ini juga dapat menambah kebutuhan pokok para santri yang ada dalam Pasantren Babussa’dah,” ujarnya.
Reporter: Yunardi







