Medan  

Deklarasi Rajagukguk Sedunia, TGB: Kita Semua Bersaudara Tanpa Membedakan Agama

Masa Konvoi dengan Sepeda motor minta kepada pemerintah agar Kilang Minyak Pangkalan Brandan Dioperasikan kembali

MEDAN – Suku Batak Toba adalah salah satunya suku terbesar di sekawasan Danau Toba di Sumatera Utara yang memiliki berbagai marga seperti Marga Rajagukguk, anak kedua dari Toga Aritonang dari Desa Aritonang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara.

Rajagukguk merupakan cucu dari Ompung (Kakek) Si Raja Lontung. Yang keturunanannya tersebar di seluruh wilayah republik indonesia maupun ke manca negara.

Untuk itu, tentunya perlu mempertahankan silsilah dan adat budaya menjalin hubungan sosial kekeluargaan serta nilai kekerabatan yang bermartabat, santun, beriman dan berbudaya.

Tokoh-tokoh marga Rajagukguk mulai menggagas pembentukan organisasi Perkumpulan Pomparan Rajagukguk Sedunia berdasarkan Undang-undang No.17 Tahun 2013 tentang organisasi Masyarakat Indonesia.

Tuan Guru Batak (TGB) Dr. Ahmad Sabban Rajagukguk, MA turut hadir acara Bona Taon dan Deklarasi Perkumpulan Pomparan Rajagukguk Sedunia yang dilaksanakan di Wisma Gorga Mangampu Tua Jalan Saudara No. 56 Medan, Minggu (23/2/2020).

Ulama Kharismatik dan intelektual Islam di Sumatera Utara mengaku sangat bangga menjadi marga Rajagukguk. Tuan Guru Batak (TGB) mengatakan sebelum agama datang (Islam dan Kristen) Rajagukguk sudah ada.

” Saya harapkan kita harus saling mengasihi sesama pomparan Rajagukguk tanpa membeda-bedakan agama. Kalau kita sudah berkumpul sesama pomparan disini, kita semua adalah saudara,”tegas Doktor Dosen UIN SU.

Sebelum acara dimulai Tuan Guru Batak terlebih dahulu menyampaikan salam Pancasila. “Assalamu’alaikum, horas…horas…horas,”katanya, disambut sukacita seluruh undangan.

Dr. Ahmad Sabban Rajagukguk, MA. Tuan Guru Batak berpesan agar DPP Pomparan Rajagukguk Sedunia ini bisa jadi wadah mengedepankan pembangunan keberagaman bangsa ini dan berguna untuk sesama.

” Popularitas Indonesia di mata dunia sebagai salah satu negara yang memiliki ragam budaya yang tidak di miliki oleh negara lain. Sehingga Indonesia punya keunikan tersendiri, sangat patut di banggakan dimana setiap suku memiliki adat dan budaya sendiri yang di representasikan dalam bentuk bahasa, tarian, nyanyian, makanan hingga rumah adat,”terangnya.

Drs. Burhanuddin Rajagukguk menjelaskan kehadiran dan legalitas DPP Pomparan Rajagukguk sedunia sudah terdaftar resmi dengan adanya SK Kemenkumham sehingga tugas badan pendiri dan juga ketua umum sementara mempersiapkan musyawarah nasional (Munas) 2020 untuk pemilihan pengurus defenitif.

” Kita persiapkan tertib administrasi DPP Pomparaan Rajagukguk sedunia ini agar bisa jadi wadah untuk ikut berpartisipasi dalam membangun Rajagukguk dan juga bangsa ini, dengan slogan Satahi Saoloan (semangat kebersamaan),”ujar Burhanuddin Rajagukguk.

AKBP (Purn) Drs Binsar Aritonang, yang termasuk juga Ketua Toga Aritonang wilayah Sumut IV mengatakan selamat kepada Pengurus Parabona Kota Medan periode 2020-2024 dan sukses buat Deklarasi Perkumpulan Pomparan Rajagukguk Sedunia agar menjalankan tugas sesuai ad/art yang sudah ditetapkan bersama.

Sementara, Dewan pendiri Perkumpulan Pomparan Rajagukguk Sedunia, Maha Rajagukguk menyebutkan dukungan deklarasi berdatangan setelah beberapa kali dilakukan pertemuan bersama Pengurus Parsadaan Rajagukguk, Boru, Bere, Ibebere Kota Medan.

Katanya, berdasarkan Akta Notaris Nomor : 01, tanggal 12 Desember 2019 oleh Notaris Redy Mulya Thomson Aritonang SH, MKn dan surat keputusan Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Nomor : AHU-0000941.AH.01.07 Tahun 2020, Tertanggal 03 Februari 2020.

“Acara deklarasi dihadiri kurang lebih 1500 orang Pomparan (Keturunan) Rajagukguk, dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, yang di pimpin Raimon RH Rajagukguk SKM dan Klaudia Bertha boru Rajagukguk,”ujarnya kepada orbitdigitaldaily.com, Selasa(25/2).

Selanjutnya, sambung Maha, pembacaan pembukaan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga (AD/RT) serta keputusan Dewan Pendir Nomor : 01/DP-PP-RGG/Musyawarah/II/2020 tentang anggaran dasar dan anggaran Rumah Tangga Perkumpulan Pomparan Rajagukguk Sedunia.

Keputusan Nomor : 02/DP-PP-RGG/Musyawarah/II/2020 tentang Pengesahan dan Pengukuhan Ketua Umum Drs. Burhanuddin Rajagukguk, Victor Maruli Rajagukguk S.Sos sebagai Sekretaris Jenderal dan DR. Dra Rosdiana Rajagukguk M.Hum sebagai Bendahara Umum.

Berikutnya, ketua pengawas Ir. Rajokki Aritonang R. MSTr memberikan Pataka Organisasi kepada Ketua Umum AKBP (Purn) Drs Binsar Rajagukguk dan menyerahkan Dokumen Organisasi Kepada Sekretaris Jenderal di lanjutkan penandatanganan berita acara deklarsi oleh Dr dr Horas Rajagukguk SpB, FINACS serta pemberian ulos sebagai cendramata kepada pengurus terpilih AKP Drs Antoni Rajagukguk MH.

Acara dihadiri Dewan pendiri, Tokoh Aritonang, Horas Simare-mare, Pobor Kota Medan. Penasehat parabona Kota Medan, dan lainnya. Namun, sebelum acara berlangsung dimulai dengan ibadah kebaktian pukul 10.00 WIB sekaligus dilanjutkan syukuran bona taon Parabona Kota Medan dan pelantikan pengurus periode 2020-2024, Ir. Johnny Rajagukguk sebagai Ketua, Drs Saut Rajagukguk, MM Sebagai Sekretaris, dan bendahara Ny. St. J. Siburian boru Rajagukguk.

Reporter : Toni Hutagalung.