Didukung BKKBN, Puskesmas Tapian Dolok dan Batu Anam Gelar Pelayanan KB Gratis

SIMALUNGUN | Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara berkerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) dan Dinas Kesehatan dengan melibatkan tenaga medis dan fasilitas kesehatan menggelar pelayanan KB gratis di Puskesmas Tapian Dolok di Jalan Medan serta Puskesmas Batu Anam di Jalan Asahan Km 6, Kabupaten Simalungun, Rabu (25/11/2020).

Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Drs Temazaro Zega MKes melalui Kasubid Bina Kesertaan KB Jalur Pemerintah dan Swasta Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera, Dr Rina Faryska Effendy mengaku sangat mengapresiasi atas keterlibatan seluruh mitra kerja termasuk diantaranya TP PKK baik provinsi maupun Kabupaten Simalungun.

Serta dukungan dari TNI, IBI dan para bidan KB dan seluruh penyuluh KB serta Kader KB di lapangan dalam mensukseskan pelaksanaan pelayanan KB gratis momentum bhakti sosial Kesehatan Gerak PKK Bangga Kencana Kabupaten Simalungun.

“Kegiatan ini tentunya bertujuan untuk lebih mendekatkan pelayanan pemerintah khususnya pelayanan KB kepada masyarakat. Agar tetap konsisten dan berpartisipasi dalam program KB. Tentunya menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan konsisten,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Tapian Dolok, Dr Lenny R Napitupulu MKM, mengatakan partisipasi masyarakat sangat antusias dalam mengikuti pelayanan KB gratis yang dipusatkan di Puskesmas Tapian Dolok Kabupaten Simalungun.

“Kecamatan Tapian Dolok ada 11 Desa. Masing-masing bidan Desa dan Penyuluh KB (PKB) membawa calon akseptor KB nya ke Puskesmas. Kita targetkan 1 Desa membawa minimal 2 calon akseptor. Jadi yang kita layani untuk hari ini KB implan dan IUD minimal 22 akseptor,” katanya.

Sementara pelayanan KB suntik dilaksanakan di Puskesdes atau pun di Polindes Kecamatan Tapian Dolok.

“Pagi ini sudah 3 orang selesai kita kerjakan pemasangan implan. Jadi calon akseptor yang lain masih menunggu giliran,” katanya.

Senada disampaikan Kordinator Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kecamatan Tapian Dolok, Paulina P Amkeb mengatakan pelayanan KB gratis berlangsung lama namun puncaknya hari ini.

“Hari ini puncakya. Kita terus berikan pelayanan KB gratis kepada masyarakat. Semoga sesuai dengan target,” terangnya.

Sementara Camat Tapian Dolok, Sakban Saragih mengucapkan terimakasih kasih atas terlaksananya pelayanan KB gratis di Kecamatan Tapian Dolok.

“Mari kita berikan pelayanan secara ikhlas kepada masyarakat supaya target yang diharapkan dalam melayani masyarakat semakin bertambah. Sehingga bisa menekan laju pertumbuhan penduduk khususnya di Kecamatan Tapian Dolok,” katanya.

Sakban Saragih mengimbau kepada masyarakat supaya meluangkan waktunya untuk mengikuti pelayanan KB gratis di Tapian Dolok.

“Ini adalah langkah yang positif. Jadi mari kita gunakan kesempatan ini dan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan 4 M mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, dan meningkatkan imunitas supaya kita jauh dari Covid-19,” ujarnya.

Terpisah Kepala Puskesmas Batu Anam Kabupaten Simalungun, Dr Henry Hutabarat mengatakan prinsipnya Puskesmas Batu Anam sudah melakukan komunikasi persuasif dengan masyarakat melalui kunjungan dan penyuluhan.

“Jadi kita sudah menyampaikan jauh-jauh sebelum nya untuk ada kegiatan ini. Sehingga masyarakat sangat antusias meskipun dalam kondisi Covid-19 ini. Untuk hari ini, kita sudah lakukan pemasangan implan, sipiral dan pil KB. Diperkirakan sebanyak 40 calon akseptor dan lebih separuh yang sudah selesai kita kerjakan,” terangnya.

Sementara Wakil Ketua IV Tim Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun, Ny Yulince M Simamora mengatakan dari TP PKK Kabupaten Simalungun mengajak masyarakat untuk datang ber KB.

“Kami dari TP PKK meng ayo ayokan kepada masyarakat untuk datang ber KB supaya ibu-ibu semuanya sehat. Kegiatan ini juga merupakan pelayanan KB gratis momentum bhakti sosial Kesehatan Gerak PKK Bangga Kencana Kabupaten Simalungun,” ujarnya.

Reporter : Antonius Samosir