MEDAN | Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Sumatera Utara (Diskop UKM Sumut) menegaskan komitmennya dalam mendorong akses pembiayaan kredit bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sumut. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat permodalan dan meningkatkan daya saing UMKM yang menjadi salah satu tulang punggung roda perekonomian.
“Program bapak gubernur sangat konsen untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mendorong inklusi keuangan terhadap para pelaku usaha UMKM di Sumatera Utara.” ucap Kepala Diskop UKM Sumut, Naslindo Sirait saat temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (19/11/2025).
Naslindo menyampaikan, pelaku usaha di Sumut 99% adalah UMKM dan 1 % adalah pelaku usaha besar. Sedangkan tantangan yang dihadapi UMKM adalah akses pembiayaan walaupun untuk pembiayaan ada berbagai program seperti KUR, program nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), Program Membina Keluarga Sejahatera (Mekar) dan lainnya.
Namun dalam mengakses program pembiayaan formal tersebut ada hambatan yang diterima para pelaku Usaha UMKM salah satunya Legalitas. Maka dari itu Pemprov sumut memfasilitasi penerbitan Legalitas tersebut mulai dari Nomor induk berusaha (NIB), Izin operasional sampai penataan manajemennya.
“Kita ada program Business Matching, yakni membuat pertemuan pelaku usaha dengan perbankan, sehingga mereka bisa melihat UMKM yang potensial. Pemprov juga membantu penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), izin usaha, sampai penataan manajemen pembukuan agar lebih tertib dan juga pemasaran produknya,” jelasnya.
Nasilondo menambahkan Untuk target penyaluran KUR di Sumatera Utara sebesar Rp.15 trilun dan pencapaian penyaluran per 31 Oktober masih sebesar Rp. 13,4 triliun dengan debitur sejumlah 327.678 Orang. Sektor perdagangan menjadi penyerap KUR terbesar dengan realisasi Rp1,51 triliun dan disusul industri pengolahan sebesar Rp389 miliar.
Ia juga berharap dengan dukungan pemerintah daerah dan lembaga perbankan, KUR diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi UMKM sekaligus memperkuat perekonomian Sumut dalam mendorong hilirisasi produk lokal. (OM-12)







