Sementara nara sumber kegiatan tersebut merupakan pengusaha makanan olahan dari Banda Aceh, yakni Hafni SPi dan Lia Safiauddin, tambahnya.
Bupati Dulmusrid serangkaian membuka kegiatan menghimbau Disperindagkop agar terus membina dan mengajak masyarakat memberikan ilmu dan pengetahuan yang berguna dalam mengembangkan ekonomi kreatif masyarakat.
“Memang jika ampas tahu ini bisa diolah dengan baik maka bisa menambah inkam untuk ibu-ibu rumah tangga,” ucap Dulmusrid
Pasca pandemi Covid-19, saat ini pemerintah terfokus kepada pemulihan ekonomi masyarakat.
Sehingga dengan pelatihan-pelatihan yang akan terus dilakukan bisa menambah wawasan, mengelola makanan secara modern dan bernilai ekonomis untuk membantu keluarga.
Semoga masyarakat serius belajar, sehingga kedepan semuanya harus mandiri dan memiliki keahlian masing-masing sehingga semuanya bisa menjadi pengusaha rumahan yang sukses, harap dulmusrid.
“Dari pada sibuk ngerumpi kan bagus buat usaha bantu suami,” tandasnya
Usai mengikuti pelatihan para peserta juga mendapat bantuan berupa alat masak seperti dandang, kompor panci dan perlengkapan lainnya.
Reporter : Helmi







