Harapannya semoga Tim penyidik Kejari Binjai dapat mengusut tuntas kasus ini sampai ke akarnya dan menyeret oknum yang terlibat ke pengadilan untuk mempertangungjawabkan hasil perbuatannya,” kata G.Sukirmin didampingi sejumlah penggiat anti korupsi Kota Binjai.
Informasi yang dihimpun orbitditaldaily.com dari sejumlah data dan bukti,menyebutkan dugaan kerupsi di lingkungan Dishub Binjai meliputi pengadaan dan pemasangan 24 unit CCTV di kota Binjai sebesar Rp.799.999.400, – anggaran APBD Tahun 2018. Sedangkan dugaan korupsi lainnya terjadi pada item anggaran Pemeliharaan CCTV Maintenance alat kendali dan ruang CC-Rom senilai Rp. 1.642.500.000,- anggaran APBD Tahun 2019.
” Kami berharap Kejari Binjai tidak tutup mata dan telinga, karena korupsi itu saat ini makin menggurita dan berpotensi merugikan keuangan negara,” sebut Sukirman .
Seperti diketahui Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai digeledah tim penyidik Kejaksaan negri Binjai senin (24/5/2021) lalu . Penggeledahan ini terkait dugaan kasus korupsi yang tengah ditangani instansi tersebut, Tim Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Binjai melakukan upaya paksa berupa penggeledahan di seluruh ruangan pada Senin (24/5/2021).
Hal ini terkait dugaan praktik korupsi proyek pengadaan serta pemeliharaan rutin CCTV tahun anggaran 2018 dan 2019 di Dishub Binjai.







