“Wujud syukur ini bukan hanya ucapan, tapi dengan tindakan yang menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Wali Kota yang usai pembukaan tersebut melakukan peninjauan sembari berbicara dengan tenaga kesehatan maupun warga yang sedang menunggu giliran divaksin.
Di tempat yang sama, Kapoldasu menilai, antusias masyarakat yang tinggi mengikuti vaksinasi massal ini menandakan ada kesamaan persepsi antara masyarakat dengan pemerintah.
“Kesamaan persepsi itu adalah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, salah satunya adalah meningkatkan herd immunity,” ucapnya.
Kapolda menyampaikan masyarakat tidak perlu khawatir dan berebut untuk divaksin. Semangat masyarakat untuk divaksin pasti akan difasilitasi oleh pemerintah. “Oleh karena itu tidak perlu terburu-buru. Ikuti arahan dan petunjuk dari penyelenggara vaksinasi massal,” ucap Kapolda.
Sebelum membuka kegiatan vaksinasi massal itu, Wali Kota Medan memberikan arahan kepada penyelenggara agar mencegah terjadinya penumpukan massa. Dia juga ingin memastikan agar warga yang divaksin mendapat pelayanan yang baik, termasuk dapat menunggu giliran divaksin dengan nyaman.cr-03







