Harga TBS Kelapa Sawit Tingkat Petani di Palas Bervariasi, Rp700 – Rp1.070/Kg

Salah satu agen TBS Kelapa Sawit di Desa Mondang, Kacamatan Sosa, Dasril Daulay, melakukan proses muat TBS sawit ke mobil angkut miliknya, usai prosesi jual beli dengan masyarakat patani di desa setempat, Minggu (26/6) siang. (Foto/Ist)

Untuk Desa Janjilobi, harga TBS sawit saat ini Rp 850/Kg. Kondisi harga ini menurun sebesar Rp 930/ Kg, dari harga Minggu (16/6) lalu senilai Rp Rp 1.750 /Kg. Sedangkan untuk hasil panen masyarakat petani di desa setempat saat ini mulai membaik.

“Mungkin karena kondisi hujan ini, hasil panen masyarakat mulai naik, sekitar 600 sampai 700 Kg per hektar. Dari sebelumnya sekitar 500 per hektar bang”.tutup Wahyu Agen TBS kelapa sawit di Desa Janjilobi melalui pesan SMS singkatnya. 

Terkait harga TBS kelapa sawit yang terus merosot ini, Bendahara DPD KNPI ( Komite Nasional Pemuda Indonasia ) Rasman Junedi Hasibuan berharap dapat segera naik kembali. Karena menurutnya kondisi harga TBS kelapa sawit yang terus mengalami penurunan ditingkat petani Palas ini, dapat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi masyarakat Palas. Dan bisa berdampak luas pada sektor penghasilan pendapatan ekonomi masyarakat, mulai dari buruh panen kelapa sawit, hingga pedagang dan lainnya. 

“Bahkan nanti juga bisa menimbulkan banyak nasabah kredit macet kalau untuk sektor perbankan”.sambung Rasman.

Sebelumnya Amirusin Daulay S.Sos yang juga sebagai pemerhati pertumbuhan ekonomoni masyarakat petani Palas, berharap harga TBS kelapa sawit dapat segera naik dan normal kembali di Palas. Tujuannya, agar para petani sawit di Palas, dapat berpenghasilan setara dengan masyarakat atau petani lainnya. Juga para petani dapat kembali malakukan perawatan kebun kelapa sawit masing – masing. Karena diyakininya penurunan hasil panen TBS kelapa sawit saat ini, sebagian besar disebabkan para petani kurang melakukan perawatan tanaman kelapa sawit masing – masing akibat kondisi harga menurun tersebut.  

“Semoga kondisi harga TBS sawit ini dapat secepatnya membaik, agar masyarakat petani bergairah dan bisa merawat kebun kelapa sawit masing – masing, sebagai sumber pendapatan ekonomi keluarga”.ulang Amir.

Reporter : Bocis