“Kita berharap setelah musyawarah ini atlet sepatu roda kita ke depannya dapat lebih jaya dan perkasa. Mengurusi olahraga tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Tapi harus mendapat dukungan semua pihak. Para pengurus yang baru nanti harus intens menjalin komunikasi dengan KONI,” harapnya.
Khairul mengaku sebelumnya sempat miris melihat keberadaan Porserosi Deliserdang yang dinilainya selama ini sempat ‘mati suri’.
“Tapi hari ini saya bangga ada yang masih peduli dengan Porserosi. Kami berharap lewat Porserosi akan muncul club-club sepatu roda di setiap kecamatan di Deliserdang,” katanya.
Khairul juga sangat mengapresiasi para atlet sepatu roda yang tergabung dalam Club Deliserdang Inline Skate (DSILS) yang terus menunjukkan eksistensinya meski selama ini belum ada bantuan apapapun dari Pemkab Deliserdang.
“Ini dibuktikan ketika DSILS mengikuti event nasional di Kabupaten Pariaman beberapa waktu lalu. Sebanyak 16 atlet yang berangkat, mereka meraih 38 medali. Bagaimana kita (KONI) tak bangga. Bagaimana Deliserdang tak bangga. Mereka (para atlet) berangkat membawa nama daerah meski tanpa bantuan apapun,” kata Khairul seraya berjanji sudah menyediakan tempat di Lapangan Baharuddin Deliserdang untuk para atlet sepatu roda latihan.







