Humas Tempat Hiburan Malam Kerap Buat Onar dan Terlibat Perkelahian

AZF, terlibat perkelahian oknum wartawan

LANGKAT | Perilaku pria bernisial AZF, yang disebut-sebut sebagai humas tempat hiburan malam kian disoroti publik. Arogansi dan gaya premannya selalu ditunjukkannya bahkan berulang kali berselisih paham dengan orang lain.

Baru-baru ini, AZF mengunggah video di akun facebook pribadi dengan menenteng diduga senjata jenis Air Softgun sambil diselipkan di pinggangnya. Dalam vidio itu, terlihat ia pun berjalan dan memegang sebatang rokok dan   meletakkan benda mirip senjata ke atas meja dengan penuh percaya diri dan jumawa.

Diduga, benda yang mirip senjata dipamerkan AZF itu sama persis dengan benda yang diselipkan di pinggang, AZF saat berkelahi dangan Rudi Hartono, oknum jurnalis Langkat, pada Senin 14 Oktober 2024 lalu. Dalam penggalan rekaman video rekannya,  terlihat benda diduga senjata api yang dibawa AZF.

Keributan

Tak hanya itu, AZF juga pernah telibat keributan dengan warga Kelurahan Dendang, Kecamatan Stabat, Langkat pada tahun 2023 lalu. Saat itu AZF yang sedang dalam keadaan mabuk, dan bertindak arogan menantang warga di sana.

Dengan menenteng senjata tajam, AZF mengancam dan mencoba melakukan penyerangan. Emosi warga pun terpancing, karena ulah AZF yang berlagak preman dan bak seorang jagoan.

Beruntung, aparat kepolisian yang mengetahui peristiwa itu langsung datang ke lokasi dan berupaya menenangkan masyarakat. Ia pun selamat dari rancana bulan-bulanan warga.

Pun begitu, humas tempat hiburan malam di negeri bertuah ini terkesan tak kenal jera. Ia kembali berulah. Bahkan, Rudi yang dikenal kerap membantu pemberitaan untuk dirinya pun ditantang untuk berduel.

Ironisnya lagi, pria yang mengaku sebagai aktivis ini, malah sering terlihat keluar masuk tempat hiburan malam. Bahkan, AZF disebut-sebut sebagai oknum yang berperan dalam eksistensi tempat hiburan malam di ‘negeri bertuah’ tersebut.

Sementara itu, berbagai kalangan mendesak agar aparat kepolisian menyelidiki dugaan kepemilikan senjata api milik AZF.

“Jika terbukti, AZF harus dihukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Gak pantas anak itu menyandang gelar aktivis, malu kita dibuatnya,” tutur Nirwan, warga Langkat, Rabu (6/11/2024) malam.(Tim)