ABDYA | Harga daging sapi dan kerbau pada tradisi Meugang menjelang Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Senin (16/2/2026), masih bertahan di angka Rp200 ribu per kilogram, sama seperti tahun sebelumnya.
Berdasarkan hasil konfirmasi dengan sejumlah pedagang daging Meugang di berbagai lokasi, harga tersebut masih berlaku hingga saat ini. Pedagang daging di kawasan pinggiran Sungai Krueng Beukah, Gampong Meudang Ara, Kecamatan Blangpidie, menyebutkan harga daging sapi dan kerbau dijual dengan harga yang sama, yakni Rp200 ribu per kilogram.
Sementara itu, pedagang musiman yang berjualan di Jalan Persada Blangpidie dan Simpang Perumnas memperkirakan harga daging berpotensi mengalami kenaikan hingga Rp220 ribu per kilogram pada puncak Meugang, seiring meningkatnya permintaan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya sebelumnya telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.8/35 tanggal 30 Januari 2026 tentang penetapan lokasi penyembelihan hewan ternak pada Hari Meugang Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha 1447 H. Namun, di lapangan masih ditemukan sejumlah pedagang yang berjualan di luar lokasi yang telah ditetapkan.
Adapun lima lokasi resmi penyembelihan hewan ternak yang telah ditetapkan pemerintah daerah yakni:
Pasar Gampong Pante Rakyat (Babahrot)
Pinggiran Sungai Krueng Panto (Kuala Batee)
Pinggiran Sungai Krueng Beukah Gampong Meudang Ara (Blangpidie)
Pasar Tanjung Bunga Gampong Gunong Cut (Tangan-Tangan)
Lapangan Teungku Pekan Gampong Seunulop (Manggeng).
Pemerintah juga mewajibkan setiap hewan ternak yang dipotong memiliki Surat Keterangan Kesehatan Ternak (KIR) dari Dinas Pertanian Abdya.
Kebijakan ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan kelayakan konsumsi daging bagi masyarakat selama perayaan Meugang. Dengan harga yang masih stabil dan pengawasan yang terus dilakukan, diharapkan pelaksanaan Meugang menjelang Ramadan 1447 H di Abdya dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Reporter : Nazli







