Kader Posyandu Diminta Perhatikan Kesehatan Ibu Hamil dan Balita

Ketua TP PKK Madina Eli Mahrani Jafar Sukhairi Nasution saat mengunjungi Desa Binaan di Kecamatan Kotanopan (foto/ Sulaiman Nasution )

“Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, Kabupaten Madina menjadi angka stunting tertinggi di Sumatera Utara. “Walaupun ada perbedaan data dari pihak Dinas Kesehatan, ini menjadi tugas kita bersama untuk mengatasi stunting di Kabupaten Madina,” ujar Eli.

Masih Eli pencegahan stunting dimulai dari 1.000 hari pertama kehidupan. Karena itu, peran kader kesehatan sangat vital dalam membantu pemerintah dan masyarakat guna penurunan angka stunting. “Begitu juga angka kematian ibu melahirkan di Kabupaten Madina yang tinggi dan menjadi perhatian kita bersama,” katanya.

“Kepada para kader Posyandu, saya tegaskan agar senantiasa memantau status gizi balita dan ibu hamil melalui pembinaan di Posyandu secara rutin setiap bulan untuk membina kesehatan dan gizi masyarakat, terutama keluarga sasaran,” tegas Eli

Dan kepada masing-masing pokja sebut Eli, TP-PKK Kabupaten, TP-PKK Kecamatan, dan TP-PKK Desa dapat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk mengajak masyarakat meningkatkan kesehatannya melalui Posyandu. Sehingga, masyarakat memperoleh kualitas hidup yang lebih baik dan tercipta generasi yang sehat, kuat, dan tangguh.

Pada Mei 2022 nanti, kata Eli, TP-PKK Provinsi akan melakukan supervisi ke seluruh lokasi desa binaan di Kabupaten Madina. “Saya berharap agar kita mempersiapkan diri dengan memperhatikan indikator-indikator penilaian dan terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama dari semua komponen masyarakat agar pelaksanaan penilaian nantinya berjalan dengan lancar katanya.

Reporter : Sulaiman Nasution