Sebab saat ini Bidang PA belum memiliki tenaga ahli spesialis Sarjana Psikologi. Sehingga jika tidak tertangani, pihaknya terpaksa merujuk ke RSUD Tapak Tuan dan Rumah Sakit Banda Aceh.
Disamping itu, untuk penanganan pemulihan trauma psikis tersebut, selama ini tidak tersedia anggaran untuk itu.
Sehingga kedepan diharapkan bisa masuk dalam anggaran untuk sosialisasi serta pendampingan pemulihan psikis korban anak dan perekrutan tenaga ahli spesialis Psikologi sebanyak 5 orang yang dibutuhkan. “Selama ini anggaran sosialisasi dan pengiklan kena coret,” keluh Munira.
Reporter : Saleh








