Pada lomba kali ini, ada dua kategori yang dilombakan, yaitu kategori wartawan dan mahasiswa dengan ketentuan lomba :
- Peserta hanya untuk wartawan baik wartawan media cetak maupun media online di Sumut.
- Mengikuti kaidah jurnalistik dan ejaan yang disempurnakan bagi mahasiswa.
- Karya tulis tidak sedang diikutsertakan dalam lomba lain yang sejenis. Panitia berhak menggugurkan/mencabut hak pemenang jika di kemudian hari tulisan tersebut bukan karya asli.
- Peserta bisa menentukan angle tulisan sesuai tema dan sub tema yang secara spesifik mendukung tema utama.
- Karya yang masuk adalah milik panitia dan berhak digunakan untuk kepentingan publikasi.
- Karya dipublikasikan atau dimuat di media masing-masing, mulai tanggal 7 April 2022 sampai dengan 22 April 2022.
- Lomba karya tulis untuk peserta perorangan, setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 (satu) karya terbaiknya.
- Karya tulis maksimal 1500 karakter dan maksimal 5000 karakter.
- Karya dikirimkan dalam amplop coklat dengan bagian kiri atas bertuliskan Kategori Jurnalis atau Mahasiswa.
- Seluruh karya yang dikirimkan wajib melampirkan; fotokopi KTP, fotokopi Kartu Pers atau Surat Tugas, fotokopi Kartu Mahasiswa, Nomor Telepon aktif, bahan tulisan (hardcopy) dalam bentuk MS Word
dan bukti pemuatan di media masing-masing. Media cetak (klipping) dan Media Online (Print out) lengkap dengan link pemuatan. - Karya Tulis paling lambat dikirim hari/tanggal Jumat, 22 April 2022 pukul 15.00 WIB. Pengiriman karya tulis dikirimkan ke : PTSP Kejati Sumut c/q Bidang Penkum Kejati Sumut, Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan Jend. Besar AH Nasution No.1 C Medan-Sumatera Utara.
Untuk dewan juri lomba karya tulis ini, lanjut Yos A Tarigan terdiri dari I Made Sudarmawan, SH, MH (Asisten Intelijen Kejati Sumut), Yos A Tarigan, SH, MH (Kasi Penkum Kejati Sumut), Dr. Arifin S. Siregar (Dosen Fisipol UMSU) dan Rizal Rudi Surya, SH (Ahli Pers Dewan Pers).
“Masing-masing pemenang akan diumumkan di Akun Official Instagram Kejati Sumut. Kami menunggu karya terbaik para jurnalis dan mahasiswa di Sumatera Utara,” tandasnya. (Red)







