Didampingi Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rawaluddin Siregar, Chairuniza mengingatkan seluruh jajarannya agar tidak lalai dalam menerapkan protokol kesehatan. Dia optimis jika seluruh kecamatan terus gencar menerapkan protokol kesehatan bagi masyarakatnya, Covid-19 dapat diatasi.
Sementara itu, Jojor Simamora dari Dinas Kesehatan Kota Medan yang hadir sebagai pembicara dalam sosialisasi yang dihadiri jajaran Kecamatan Medan Kota, mengingatkan kepada masyarakat agar tidak panik apabila ada keluarga mau pun kerabat terdekat yang positif Covid-19.
“Jika mengalami hal tersebut, langkah pertama yang dilakukan segera periksakan anggota keluarga maupun kerabat yang positif Covid-19 ke puskesmas terdekat. Pihak puskesmas selanjutnya yang akan melakukan langkah-langkah penanganan selanjutnya, termasuk melakukan isolasi,” jelas Jojor.
Selain itu, sambungnya, apabila ada warga ingin melakukan isolasi mandiri terhadap anggota keluarganya yang positif Covid-19, Jojor mempersilahkan. Asalkan, rumah tersebut layak untuk melaksanakan isolasi mandiri. “Anggota keluarga yang positif harus menempati kamar sendiri dan alat makan harus terpisah dari keluarga yang lain. Di samping itu juga, harus menghindari kontak fisik dengan yang bersangkutan,” terangnya.
Sebaliknya, apabila rumah warga yang akan digunakan untuk isolasi mandiri tidak memenuhi persyaratan, menurut Jojor, bisa dibawa ke RS Lions Club di Jalan T Amir Hamzah mau pun Gedung P4TK Jalan Setia Budi, Medan Helvetia yang telah disediakan Pemko Medan bagi warga positif Covid-19 untuk isolasi mandiri.cr-03







