“Sebagai partainya wong cilik tentu kita dituntut untuk selalu peduli dengan nasib generasi bangsa kedepan yang saat ini harus hidup di Panti Asuhan, akan tetapi meski anak-anak hidup di panti Asuhan bukan berarti mereka tidak boleh memiliki mimpi dan kita akan terus berupaya untuk membantu anak-anak meraih mimpi” Ujar Rapdin Simbolon.
Dalam kesempatan tersebut Ketua DPD juga menjanjikan akan memberikan bantuan seragam sekolah kepada anak-anak yatim.
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPD PDI Perjuangan juga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu,
“Tujuan kami datang kemari ini untuk membantu pemerintah terutama dalam urusan membantu masyarakat yang kurang mampu, yatim piatu, anak-anak terlantar dan para lansia, meski sedikit kita berharap bias meringankan beban masyarakat” Ungkap Baskami Gibting saat memberikan sambutannya saat menyalurkan bantuan sembako.
Disisi lain Ketua DPRD Provinsi Sumut Baskami Ginting dan Ketua DPRD Nisel Elisati Halawa berkomitmen untuk memperjuangkan anggaran bantuan sosial anak yatim dan panti-panti asuhan dalam anggaran pada tahun 2022
“Kita prihatin bahwa saat covif-19 justru anggaran Bantuan sosial untuk panti-panti asuhan direfocusing padahal mereka anak-anak yatim yang paling terdampak akibat Pandemi” ungkap Baskami ginting.
Senada dengan itu Ketua DPRD Kabupaten Nias Elisati Halawa mengatakan bahwa di Nisel banyak panti asuhan yang tutup karena tidak mampu membiayayai operasional,
“Lalu bagamana nasib anak-anak yang panti asuhannya ditutup, untuk itu PDI Perjuangan berkomiten melaui kadernya yang duduk di legislative dan eksekutif untuk terus memperjuangkan anggaran untuk Panti Asuhan,” ungkap Elisati.cr-03







