Kondisi Pengungsi Sinabung Mulai Terdesak

“Selain rumah, hal yang terpenting bagi kami adalah lahan untuk bertani. Kami rata-rata petani. Kalau tidak ada lahan untuk bertani bagaimana kami makan, tidak mungkin kami makan batu,” ucap Sitepu.

Menurutnya, kalau lahan untuk pertanian sudah tersedia, mereka sudah dapat memulai kehidupan baru di tempat yang baru. “Kami sudah capek, sudah bertahun-tahun penanganan pengungsi relokasi tahap III tidak selesai-selesai. Apa sebetulnya yang terjadi? Kami ingin memulai hidup baru,” cetusnya.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo Natanail Perangin-angin melalui Kabid Rehab Rekon (RR) Nius Ginting, yang dikonfirmasi orbitdigitaldaily.com pada Rabu (24/2/2021) mengatakan, sampai saat ini proyek penyiapan dan pengolahan lahan pertanian pengungsi relokasi tahap III masih terhenti.

“Tidak dapat kami perkirakan sampai kapan,” sebut Nius dalam keterangan persnya ketika ditanya kapan kira-kira proyek penyiapan dan pengolahan lahan pertanian bagi pengungsi relokasi tahap III tersebut dapat dimulai kembali.