JAKARTA | Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Langkah ini ditegaskan melalui kunjungan kerja Bupati Madina ke Kantor Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) di Jakarta, Senin (13/04/2026).
Rombongan Bupati Madina diterima langsung oleh Kepala BNN RI, Komisaris Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. Pertemuan strategis ini berfokus pada sinkronisasi rencana pembangunan jalan penghubung Madina–Padang Lawas (Palas) serta program pengembangan ekonomi alternatif, khususnya di wilayah Kecamatan Panyabungan Timur.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Madina mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan di Panyabungan Timur memerlukan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk BNN RI. Hal ini mengingat tantangan sosial di wilayah tersebut, terutama terkait aktivitas penanaman ganja yang masih ditemukan.
“Pembangunan jalan Madina–Palas sangat strategis untuk membuka isolasi akses dan memacu pertumbuhan ekonomi. Namun, kami juga memerlukan pendekatan komprehensif dari BNN untuk mengalihkan masyarakat dari aktivitas ilegal ke sektor produktif,” ujar Bupati.
Sebagai solusi berkelanjutan, Bupati memaparkan rencana pengembangan komoditas unggulan lokal seperti tembakau, kopi, dan aren. Ketiga komoditas ini dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan potensi pasar yang luas sebagai pengganti tanaman terlarang.
Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, menyambut hangat inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa BNN memiliki program pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi alternatif yang sangat relevan dengan kebutuhan Kabupaten Madina.
“BNN siap mendukung penuh. Kami memiliki program ekonomi alternatif untuk mengajak masyarakat beralih ke tanaman legal yang produktif seperti kopi dan tembakau. Harapannya, pendapatan masyarakat meningkat secara sah dan berkelanjutan,” tegas Kepala BNN RI.
Sebagai tindak lanjut, BNN RI mendorong penyusunan perjanjian kerja sama formal (MOU) dengan Pemkab Madina sebagai payung hukum implementasi program di lapangan.
Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut antara lain Kepala BNNK Madina, Sekretaris Daerah, Kepala Bapenda, Kepala BPKAD, serta Kepala Dinas Pendidikan. Melalui sinergi ini, Pemkab Madina optimis pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi dapat berjalan beriringan guna menciptakan masyarakat yang sejahtera dan bersih dari narkoba. (OD-29)







