LANGKAT | Warga Desa Paluh Pakih, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, kian resah. Pasalnya, Sungai Besilam yang melintasi desa ini diduga tercemar limbah pabrik PKS Sawit Langkat PTPN IV UPL Batang Serangan. Airnya pun berubah warna menjadi keruh dan hitam.
Menurut warga sekitar, sungai tersebut bukan kali pertama tercemar. Setiap musim hujan, residu dari aktivitas pengolahan sawit di selalu membuat resah. Bahkan, beberapa waktu lalu ekosistem di sungai itu mabuk dan bermatian.
Hal ini pun sempat membuat heboh warga sekitar. Warga menduga, ada unsur kesengajaan dari pihak perusahaan membuang limbahnya ke aliran sungai di sana.
“Ya, hari ini lah baru aja. Aku ambil video pas aku mau pergi ke Stabat. Rupanya, kok hitam kali air ini. Kata orang itu masuk blended (limbah PKS),” kata salah seorang warga Desa Paluh Pakih, melalui selulernya,
Jum’at (15/8/2025).
Berubahnya warna air di aliran Sungai Besilam pun mengundang perhatian warga. Karena, biasanya ikan-ikan akan mabuk saat air sungai tercemar.
Masyarakat sekitar berharap, agar tidak ada lagi pencemaran di aliran Sungai Besilam. Mengingat, masih ada beberapa warga yang hingga kini memanfaatkan sungai tersebut.
Terpisah, Masinis Kepala (Maskep) PKS Sawit Langkat PTPN IV, Renhat Sibarani saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, ia pun akan menindaklanjuti informasi itu. Pihaknya akan melakukan pengecakan. “Baik bg, Kami cek dulu ya bg,” terangnya singkat kepada wartawan. (OD-20)







