SIANTAR | Dalam rangka menuju Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia (HUT RI), Pemerintah Kota Pematangsiantar membahas beberapa hal teknis terkait persiapan upacara Nasional, publikasi dan dokumentasi, keamanan, perlombaan, penyusunan naskah tata cara upacara dan lainnya.
Rapat yang dihadiri dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ruang Data Balai Kota Pematangsiantar, Rabu (06/08/2025) siang.
Sebagai pembuka rapat, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ir Ali Akbar, mengatakan dalam menyukseskan kegiatan HUT Kemerdekaan RI harus bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh pihak yang menjadi elemen pendukung kegiatan.
“Rapat perdana ini harus menjadi acuan untuk rapat pematangan berikutnya. Penentuan dan pembagian tugas harus kita maksimalkan demi kelancaran HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kota Pematangsiantar,” katanya.
Perwakilan Kodim 0207/Simalungun, Idi Yulianto menjelaskan rincian kegiatan mulai renungan malam, peringatan detik-detik proklamasi hingga upacara penaikan bendera merah putih.
Sedangkan perwakilan Polres Pematangsiantar yaitu Kabag Ops AKP Ilham Harahap menyampaikan agar mengantisipasi adanya bendera lain yang berkibar selain merah putih.
“Sesuai instruksi, kita juga mengantisipasi dan melarang keras untuk tidak mengibarkan bendera selain merah putih. Karena kita tahu, mungkin di daerah lain ada yang mengibarkan bendera One Piece. Ini sama-sama kita antisipasi dan melarangnya. Akan ada sanksi tegas! Jangan ada di Siantar seperti itu,” katanya.
Gempita Kemerdekaan
Selaku seksi keamanan, lanjut Ilham, Polres Pematangsiantar bertanggungjawab penuh berjalan lancarnya prosesi rangkaian HUT ke-80 Kemerdekaan RI Tahun 2025, dengan koordinasi yang baik secara bersama dengan pihak-pihak terkait seperti Brimob dan Satpol PP.
Dalam rapat juga disampaikan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar akan menggelar kegiatan.
Marpesta Quick Respons Code Indonesian Standard (QRIS) untuk memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar M Hammam Sholeh AP menjelaskan, sebagai rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, akan ada kegiatan Gempita Kemerdekaan Run, Jumpa di Kota, dan Car Free Day (CFD).
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Esra Eduward Sinaga menyampaikan, terkait dokumentasi agar ada sinkronisasi dan integrasi dengan tim dokumentasi atau humas masing-masing Forkopimda.
“Karena situasi dan kondisi nanti di lapangan, harus ada koordinasi yang baik. Sebab di lapangan nanti akan ada dokumentasi, bahkan jurnalis hadir. Saran kami, ada pembatas agar tidak terjadi hal-hal yang dapat mengganggu proses sakral Upacara Detik-detik Proklamasi, baik saat pagi maupun penurunan bendera merah putih (aubade),” tandasnya.
Rapat juga membahas terkait kegiatan anggota Paskibraka mulai pengambilan baki bendera dari gedung DPRD Pematangsiantar hingga proses penaikan (parade) bendera merah putih sampai proses penurunan bendera. (WOD/023)







