Dia menambahkan, ini adalah kali keduanya IPEMI Medan meraih penghargaan. Sebelumnya, IPEMI Medan mendapat predikat terbaik ke 3 se Indonesia dan manca negara.
“Alhamdulillah, berangkat dari predikat sebelumnya, kita terus melaksanakan kegiatan meski berada di ruang gerak yang terbatas akibat covid dan hasilnya, predikat terbaik pertama kita raih,” ucap ibu 3 anak ini.
Ada beberapa indikator yang disiapkan IPEMI Medan untuk menjadi yang terbaik. “Penilaian ini berdasarkan indikator yang berasal dari pusat. Kita sudah ada warung muslimah, salon muslimah, ikut dalam majalah madani dan kerjasama dengan stakeholder. Kita juga mengisi kegiatan dengan program program inovatif, kreatif, edukasi dan pelatihan selama setahun ini. Kita juga rutin melakukan pengembangan struktur organisasi, aktifitas sosial, program lokal serta kepedulian sosial. Dan kita juga sudah punya taman IPEMI, taman ini satu-satunya di Indonesia,” katanya.
Kini, sambungnya, sudah terbentuk IPEMI untuk kecamatan di Medan. “Kita juga sudah membentuk IPEMI di Kecamatan. Ada 5 kecamatan yang sudah terbentuk. Ada Kec Medan Maimun, Medan Johor, Medan Sunggal, Medan Timur dan Medan Denai. Dan Alhamdulillah, kecamatan yang baru dibentuk masuk 40 besar terbaik untuk seluruh Indonesia,” terangnya.
Dia berharap kedepannya para member IPEMI bisa mempertahankan predikat yang sudah diperoleh dengan jerih payah. “Harapannya para member terus kompak dan tetap komitmen untuk memajukan IPEMI. Saya juga akan terus merangkul kecamatan lainnya yang nantinya bisa menjadi yang terbaik,” bebernya.
Dipenghujung, Bu Aie mengatakan kesuksesannya dalam membesarkan organisasi tak lepas dari support yang diberikan sang suami kepadanya.cr-04







