Menurut Terkelin, langkah ini sangat tepat, tentu dengan cara melakukan serangkaian test kesehatan bagi peserta pertama yang akan di suntikkan vaksinasi sinovac, akan terlihat memenuhi syarat atau tidak seseorang itu menerima vaksin sinovac.
“Mulai dari tahapan cek tensi, cek darah, pengambilan Swab lewat hidung dan terakhir cek EKG (pemeriksaan jantung) dilakukan kepada para peserta yang akan divaksinasi sinovac sebagai pertama di Kabupaten Karo, guna diagnosa lebih lanjut nantinya oleh Dinas Kesehatan sebagai leadeng sektor,” kata Terkelin.
“Sejak awal, untuk penyuntikan vaksinasi saya tegaskan, selalu mendukung dan bersedia menjadi orang pertama kali disuntik vaksinasi. Sikap saya ini memberikan contoh kepada masyarakat bahwa vaksinasi sinovac itu aman untuk digunakan,” tandasnya.







