MEDAN | Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar acara Pekan Kuliner Halal Aman sehat (Khas) yang ke- IV tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Mesjid Raya yang dimulai dari tanggal 2 hingga 6 juli 2025. Selasa (2/7/2025).
Berbagai kegiatan dilaksanakan mulai dari Bazaar, Sosialisasi, Talk show dan berbagai perlombaan seperti Lomba Dai cilik (Pildacil) ditanggal 3 /7. Lomba Marhaban, Lomba Irama Padang Pasir serta lomba Senandung yang dilaksanakan pada tanggal 4- 6 juli. Selain itu kegiatan Donor darah ditanggal 5 dan pada tanggal 6 nya akan digelar lomba masak nasi briyani serta hiburan berupa irama Qasidah gambus.
Rangkaian acara yang diselenggarakan majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Medan ini juga menampilkan para penghafal Qur’an bersama Qori internasional KH. Muammar ZA dari Jakarta, H. Darwin Hasibuan dari Medan, H. Syamsuri Firdaus yang berasal dari Nusa tenggara Barat (NTB) serta H. Fadhlan Zainuddin dari Medan.
Acara pembukaan Pekan Kuliner yang ke IV dihadiri Walikota Medan Rico Waas beserta jajaran dan Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Medan Dr. H. Hasan Matsum, M.A. Anggota DPRD Wong Chung seng , Afief Abdilah, Sultan Azizi perkasa alam, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Dr.H. Impun Siregar M.A.serta Forkompinda, Ormas Islam dan lainnya.
Puluhan Stand Kuliner Halal berjejer rapi dengan berbagai menu khas Nusantara menjadi incaran pengunjung mulai dari Kue, martabak, Mie, Bakso, sate, jajanan ringan serta minuman yang lagi viral dan lain- lain.
Salah satu pedagang Ibu Ani yang berjualan kuliner Mie Gomak Andaliman (Spaghetti Batak) yang menjadi khas Nusantara mengatakan menunya Halal serta spesial dengan harga yang terjangkau.
“Berdagang di acara kali ini menjadi motivasi karena saya membuat menu baru, biasanya mie Gomak kan buatan non muslim. Kali ini saya membuat yang muslim dan non muslim bisa makan. Dengan menu spesialnya menggunakan andaliman, kincung, Bawang dan Cabai rawit. Untuk esoknya kita akan menjual menu lainnya berupa ikan dan ayam pepes serta nasi liwet” ucapnya
Iya juga menambahkan “pengunjung sangat antusias karena menu yang ia jajakan spesial dengan harga terjangkau seporsinya hanya Rp. 10.000 ditambah telur ayam” jelasnya
Stela Kumala seorang pengunjung yang merupakan Vlogger Berkunjung ke Acara Kuliner khas bersama temannya mengatakan, event kuliner tahunan tersebut mendapat antusias warga kota medan. Dengan berbagi ragam menu yang Halal
“Event tahunan ini Alhamdulillah mendapat antusias masyarakat karena event ini ditunggu tunggu selain semua menunya Halal, UMKM disini pilihan” ujarnya
Untuk menu makanan yang ia pilih lebih ke tradisional.
“Saya lebih memilih masakan tradisional seperti Nasi Kapau uni Ida sedangkan bagi muda mudi (Gen Z) lebih memilih makanan viral seperti Chicken Katsuku. Ada Nasi goreng basmati yang diminati warga hingga membuat pembeli sampai antri panjang. Sedangkan untuk harga standard sangat terjangkau dibandingkan Bazar yang lain. Karena Bazar ini dikelola langsung oleh Pemko Medan” sambungnya
Ia juga berharap kedepannya “Kegiatan seperti ini kalau bisa jangan setahun sekali sebab masih banyak perayaan Islam lainnya seperti Maulid, Isra Miraj jangan hanya di BB tahun baru Islam saja” pungkasnya (OM/011)







