Pemdes Sayur Mahincat Bangun Rabat Beton Jalan Usaha Tani

Pembangunan rabat beton dilaksanakan dalam upaya mempermudah akses para warga khususnya petani untuk memperluas jalur distribusi hasil pertanian

PALAS | Pemerintah Desa Sayurmahincat, Kecamatan Barumun Selatan, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, tengah membangun jalan usaha tani yang berlokasi di wilayah Saba Sigajah Desa Sayurmahincat.

Pembangunan dilaksanakan dalam upaya mempermudah akses para warga khususnya petani untuk memperluas jalur distribusi hasil pertanian serta meningkatkan pendapatan para petani.

“Jalan usaha tani berupa rabat beton kami bangun untuk mempermudah akses para petani. Karena selama ini para petani kesulitan saat membawa hasil panen pertaniannya, apalagi saat musim penghujan,” ujar Kepala Desa Sayurmahincat Torkis Siregar didampingi Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Erwin Nasution dan Ketua BPD Aspan Siregar, saat ditemui di lokasi pembangunan Rabat Beton, Sabtu (25/11/23).

Dijelaskannya, rabat beton yang dibangun memiliki panjang lebih kurang 300 meter dan lebar 2,5 meter, tebal 20 sentimeter, sumber dananya berasal dari Dana Desa (DD) program ketahanan pangan tahun 2023 tahap III. Adapun pengerjaannya, dilakukan secara padat karya dengan memanfaatkan sumber daya masyarakat setempat.

“Dengan dibangunnya Jalan Rabat Beton ini, mempermudah mobilitas para petani dan menekan biaya angkut hasil pertanian, sehingga akan berdampak pada peningkatan ekonomi para petani dari hasil pertanian. Dengan begitu, diharapkan kesejahteraan para petani juga akan meningkat,” ucap Torkis.

Lebih lanjut Torkis mengemukakan, Jalan Rabat yang dibangun dengan sistem rabat beton tersebut, sebelumnya berupa jalan tanah setapak yang sangat sulit dilalui kendaraan. Namun, kini masyarakat, khususnya para petani dapat bernapas lega karena kemudahan akses menuju lahan pertanian sebentar lagi akan terwujud.

“Semoga Jalan yang sedang dibangun ini, setelah selesai nanti dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, sehingga kedepannya para petani tidak lagi kesulitan menuju lahan pertaniannya, serta mereka bisa lebih mudah dan murah dalam mengangkut hasil pertanian,” jelasnya

Reporter : Bocis