Karo  

Pemkab Karo Gelar Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahun 2022

Salah seorang peserts mengajukan pertanyaan tentang stunting kepada nara sumber

KARO I Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPA-PPKB) Kabupaten Karo gelar Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahun 2022, Rabu (7/12/2022) di Pendopo Komplek Rumah Dinas Bupati Jalan Veteran Kabanjahe.

Hadir dalam acara itu, tim pakar yang berlatar belakang medis, psikologi dan gizi yaitu dr. Sri Alemina SPA, dr. David Leo Ginting SPOG, Sringayomi Yudha Wastuti MPsi dan Abdul Hairuddin Angkat SKM MKes.

Kegiatan itu sendiri bertujuan untuk mencari penyebab terjadinya kasus stunting sebagai upaya pencegahan terjadinya kasus serupa.

Di kesempata itu tim pakar nara sumber Abdul Hairudin Angkat mengatakan, sebagian besar masyarakat mungkin belum memahami istilah yang disebut stunting.

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Kondisi tubuh anak yang pendek seringkali dikatakan sebagai faktor keturunan (genetik) dari kedua orang tuanya, sehingga masyarakat banyak yang hanya menerima tanpa berbuat apa-apa untuk mencegahnya.

Padahal seperti kita ketahui, genetika merupakan faktor determinan kesehatan yang paling kecil pengaruhnya bila dibandingkan dengan faktor perilaku, lingkungan (sosial, ekonomi, budaya, politik) dan pelayanan kesehatan.

“Dengan kata lain, stunting merupakan masalah yang sebenarnya bisa dicegah. Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pencegahan stunting,” ujarnys.

Karena itu, para pakar berpendapat kesehatan membutuhkan peran semua sektor dan tatanan masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang optimal dalam percepatan penurunan kasus stunting.

Reporter : Daniel Manik