Pemkab Madina Studi Tiru ke Payakumbuh, Target Penuhi 20% Kebutuhan Telur Tahun 2027

Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution didampingi Plt Kadis Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga sat melakukan studi Tiru. (Foto/Ist)

“Atika juga mengucapkan terima kasih kepada Asisten II Yusrizal dan Kadis Pertanian Nila Misna dari Pemerintah Kota Payakumbuh. ‘Semoga kunjungan ini membawa keberkahan bagi kedua daerah,’ ujarnya mengakhiri.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Madina Taufik Zulhandra Ritonga menambahkan, ada dua lokasi peternakan ayam petelur skala besar yang dikunjungi. Ia berharap model usaha ini bisa diterapkan di Madina.

“Ini akan kami kembangkan melalui penggiat peternak telur dengan target memenuhi kebutuhan telur bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” sebut Taufik.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Madina melalui Dinas Pertanian menyusun program strategis yang mulai dianggarkan tahun 2027. Fokus program adalah pengembangan peternakan ayam petelur layer dan itik petelur sebagai produk unggulan. Program ini ditargetkan memenuhi minimal 20 persen kebutuhan telur di Madina untuk mendukung program makan bergizi gratis.

Antusiasme disampaikan peserta studi tiru, Muhammad Yasid asal Desa Lumban Pasir. Ia mengaku mendapat wawasan baru tentang manajemen pakan. “Saya dapat pengalaman dan pengetahuan mendalam. Saya yakin siap memulai beternak ayam petelur di Madina,” ungkapnya.

Untuk mempercepat pertumbuhan sektor ini, Pemkab Madina berkomitmen mempermudah akses permodalan peternak melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Diharapkan program ini menggerakkan ekonomi lokal dan memastikan ketersediaan pangan bergizi terjangkau bagi masyarakat.

Selain Wabup Atika, rombongan juga diikuti Plt Kadis Pertanian dan Peternakan Taufik Zulhandra Ritonga, Kabid Peternakan Reni, Kadis Kominfo Muhammad Syail, dan tiga penggiat peternak telur asal Madina. (OD-29)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *