Medan  

Perguruan Kristen Immanuel Medan Gelar Bazar dan Pentas Seni Terbuka Untuk Umum

Perkumpulan Orangtua Murid Perguruan Kristen Immanuel Medan (POM/PKIM) akan menggelar kegiatan bazar dan pentas seni di halaman sekolah Jalan Slamet Riyadi No.1 Madras Hulu, Medan Maimun. (Foto/Ist)

MEDAN | Perkumpulan Orangtua Murid Perguruan Kristen Immanuel Medan (POM/PKIM) akan menggelar kegiatan bazar dan pentas seni yang dibuka untuk umum di halaman sekolah Jalan Slamet Riyadi No.1 Madras Hulu, Medan Maimun Kecamatan Medan Polonia, Sabtu (22/06/2024).

Kegiatan ini merupakan bukti pengabdian dan persembahan kepada sekolah selaku para orangtua murid, mantan-mantan pengurus dan alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) Immanuel Medan.

Dr Timbul Sinaga sebagai Ketua rapat sekaligus Ketua POM PKIM Medan menjelaskan alasan kegiatan tersebut sebagai filosofi Pargodungan dalam semangat untuk mengabdi.

Lelaki yang akrab di panggil Timbul ini mengalaskan alasannya dalam berkontribusi terhadap sekolah. Bukan hanya sekolah SMA Immanuel Medan saja tetapi sekolah lainnya, dengan istilah Pargodungan (Bahasa Batak/pen).

Timbul menjelaskan 4 pilar yang diyakini sebagai penjabaran agama Kristen, yaitu pertama adalah iman. Dengan adanya iman dibangunlah gereja HKBP Medan. Disebutkannya wujud keimanan itu, menurut penyebaran Kristen diterjemahkan hasilnya adalah pengetahuan maka dibangunlah sekolah termasuk sekolah SMA Immanuel ini.

“Dengan iman harus juga sehat makanya dibangunlah Rumah Sakit Elisabeth Medan. Dan juga harus sejahtera secara ekonomi makanya dibuatah peternakan agar bisa menjadi sumber pendapatan,”ujarnya.

Timbul mengakui, istilah ini namannya Pargodungan adalah bahasa batak yang melekat penjabaran agama Kristen.

“Di penjabaran agama Kristen 4 pilar Inilah hasilnya pendidikan,” ujar ketua POM PKIM yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Sumut, Jumat, (21/6/2024).

Lanjutnya, ia tambahkan dalam makna konotasi harapan yang dijelaskannya, karena ditekankanlah pengaruh 4 pilar tadi untuk menceritakan ke seluruh dunia bahwa Indonesia Bhineka Tunggal Ika.

“Harapannya, karena kita beragam di Indonesia, maka di tengah-tengah pengaruh 4 pilar tadi, ada di sana penyeimbang untuk menceritakan ke seluruh dunia ini, bahwa Indonesia Bhineka Tunggal Ika,” Jelasnya.

Di samping itu tampak hadir di dalam rapat, Mantan Kepala Sekolah SMA Immanuel Medan tahun 1998-2003, Drs. Parlin Marpaung, Mantan Kepala Sekolah TK Immanuel, Anni Silitonga pada tahun 1984-1986, kemudian menjabat lagi pada 2003 hingga 2006.

Kemudian mantan Direktur Immanuel Medan, M. Eslo Simanjuntak, Anggota PMSK (Persatuan Membangun Sekolah Kristen), Harri Jonggi dan juga alumni masa sekolah tahun 1958.

Dalam hal itu mereka mendukung, dan memgapresiasi gagasan Timbul Sinaga untuk mengembalikan semangat untuk mengabdi. Biarlah ini menjadi sumbu untuk menyalakan kembali nama immanuel.

“Kegiatan ini sangat luar biasa, untuk itu mari kita dukung yang baik menjadi lebih baik selebihnya kita serahkan kepada yang maha pencipta,” ucap Parlin Marpaung. (Red)