PLN Indonesia Power Ikuti Sosialisasi Sinergi Pengamanan Obvitnas Polda Sumut

Kegiatan sosialisasi sistem manajemen pengamanan yang digelar Polda Sumut

LANGKAT | Kepolisian Daerah Sumatera Utara menggelar kegiatan sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) beberapa waktu lalu. Kegiatan ditujukan kepada seluruh perwakilan Objek Vital Nasional (Obvitnas) di wilayah Sumut, termasuk PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergi antara institusi keamanan dan pengelola objek vital guna memastikan penerapan sistem pengamanan yang terstandarisasi, terukur, dan berkelanjutan.

Hal ini disampaikan Humas PLN Indonesia Power, Budi Setiawan, Rabu (30/7/2025), dalam keterangan tertulisya.

Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Direktur Pengamanan Obvitnas Polda Sumut
Kombes Pol Parhorian Lumban Gaol SH, SIK.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Parhorian menyampaikan bahwa sistem pengamanan yang efektif dan sesuai standar sangat penting diterapkan di seluruh Obvitnas, mengingat tingginya risiko strategis yang menyangkut kepentingan nasional.

“SMP bukan hanya soal pengamanan fisik, tapi juga mencakup sistem manajemen risiko, koordinasi antar lembaga, serta kesiapsiagaan terhadap potensi gangguan keamanan,” sambutnya.

“Sosialisasi ini bertujuan agar setiap pengelola Obvitnas, termasuk PLN Indonesia Power, dapat meningkatkan kualitas pengamanan dengan pendekatan sistematis dan profesional,” tegas Kombes Pol Parhorian.

Senada itu, Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu, I Nyoman Buda, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan dukungan Polda Sumut dalam menjaga keandalan dan keamanan operasional di lingkungan pembangkitan tenaga listrik.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena pengamanan yang terstandarisasi adalah bagian dari sistem manajemen risiko kami, terutama sebagai bagian dari objek vital nasional,” ujarnya.

“PLN Indonesia Power berkomitmen untuk menjalankan Sistem Manajemen Pengamanan sesuai regulasi dan terus bersinergi dengan aparat kepolisian demi menjaga keberlangsungan pasokan listrik nasional,” sambung I Nyoman.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara aparat penegak hukum dan pengelola Obvitnas, serta meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya perlindungan terhadap infrastruktur strategis negara.

Reporter: Teguh