PT PLN Indonesia Power Hadirkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Langkat

Senior Manager PT PLN Indonesia Power UBP PNS I Nyoman salurkan bantuan

LANGKAT | Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, telah meninggalkan duka mendalam hingga memutus akses warga terhadap kebutuhan primer.

Merespons kondisi darurat ini, PT PLN Indonesia Power UBP PNS bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan sebagai wujud nyata kepedulian. Aksi cepat tanggap dipusatkan di salah satu lokasi terdampak parah.

“Penyaluran pada Jumat 28 November 2025 di salah satu posko yang berada di Desa Pintu Air, Kecamatan Pangkalan Susu dan Kecamatan Sei Lepan,” ujar Senior Manager I Nyoman melalui Manager Administrasi PLN Indonesia Power, Miduk Hutasoit, dalam keterangannya, Senin (8/12/2025)

Miduk menyampaikan, penyaluran bantuan juga dilakukan secara bertahap melihat situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan untuk dilewati kendaraan.

“Penyaluran bantuan dilanjut di hari Sabtu, 29 November 2025 yaitu di Posko yang ada di Pangkalan Brandan dan juga salah satu Posko yang berada di Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat,” ungkapnya.

Ia menuturkan, tim dari PLN Indonesia Power menyadari bahwa krisis persediaan bahan pangan menjadi tantangan utama yang dihadapi oleh korban yang rumahnya terendam dan terpaksa mengungsi.

Menurutnya, bantuan yang diserahkan fokus pada kebutuhan primer mendesak, yang diharapkan dapat segera meringankan beban masyarakat.

Kehadiran PLN Indonesia Power UBP PNS di tengah para pengungsi tidak hanya membawa logistik, tetapi juga semangat solidaritas dan optimisme.

“Langkah ini menegaskan komitmen PLN Indonesia Power untuk selalu hadir sebagai bagian dari masyarakat, tidak hanya dalam urusan kelistrikan tetapi juga dalam aspek kemanusiaan,” ujar Miduk.

Manager Administrasi menambahkan, aksi ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan kepedulian kolektif para pegawai terhadap lingkungan sekitar.

“Diharapkan, bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga dan mempercepat proses pemulihan, sehingga masyarakat Langkat dapat segera bangkit dari dampak bencana banjir,” pungkas Miduk, Manager Administrasi. (OD-20)