Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak membiarkan alat bantu jalan yang masih layak pakai hanya tersimpan tanpa manfaat.
“Mungkin bagi kita itu hanya barang yang sudah tidak dipakai. Tapi bagi orang lain, itu bisa menjadi alat untuk kembali berdiri, kembali berjalan, dan kembali menjalani hidup dengan lebih baik,” tuturnya.
Program Titip Alat Bantu Jalan diharapkan menjadi gerakan sosial kemanusiaan yang terus berkembang dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.katanya.
“Ketika seseorang kembali bisa melangkah, di situlah kepedulian sedang bekerja,” ungkap Ogek Agus.
Ogek Agus juga menyampaikan bahwa gagasan Program Titip Alat Bantu Jalan sebenarnya bukanlah hal yang benar-benar baru.







