“Lurah itu bagian dari masyarakat. Jika bekerja dengan baik, dekat dengan warga, dan memberi pelayanan maksimal, akan selalu dikenang,” ujarnya.
Atas nama Pemko Medan, Rico Waas menyampaikan apresiasi atas dedikasi para purnabakti lurah.
“Pemerintah harus hadir untuk masyarakat, bukan hanya niat, tapi tindakan nyata,” katanya.
Sementara itu, Ketua FSPL Medan, Ahmad, mengatakan forum tersebut menjadi wadah bagi mantan lurah untuk tetap berkontribusi dalam pembangunan kota.
“Kami berharap Pak Wali Kota dapat mengukuhkan kepengurusan FSPL periode 2025–2030 agar organisasi ini memiliki legitimasi dan semakin bermanfaat,” ujarnya.
Menurut Ahmad, pengalaman para purnabakti lurah dapat menjadi masukan bagi lurah aktif sekaligus membantu menjaga kondisi Medan tetap kondusif. (Red)







