“Udah kita sampaikan dua hari yang lalu sama pak Kadus, pak Kades dan Camat rencana pemutusan jalan alternatif itu, kan nggak mungkin kita sampaikan dor to dor kepada warga”. Kata Robert Sagala
Masih menurut Robert Sagala, bahwa sebagai bentuk kompensasi kepada warga melalui pemerintah, pihak perkebunan sudah menerima permohonan izin perawatan jalan yang disampaikan oleh pemerintah setempat.
“Bahkan kami udah ngasi bantuan pasir untuk perawatan jalan pasar kawat, karena baru itu yang bisa kami bantu”. Terang Robert Sagala.
Pemutusan jalan alternatif ini menurut Robert Sagala, karena produksi di wilayah tersebut belakangan ini sangat menurun, akibat banyaknya pencurian diareal tersebut, dan itu diketahui oleh pemilik perusahaan.
“Jadi kami diperintahkan untuk memutus jalan itu oleh pemilik usaha, kalau nggak diperintah, ngapain pula kita nambahi kerjaan ‘. Kata Robert Sagala mengakhiri.
Reporter : Pujianto







