Satgas Trauma Healing Polres Labuhanbatu Motivasi Korban Lakalantas

LABUHANBATU | Seorang bocah perempuan terpaksa kakinya di amputasi, karena mengalami kecelakaan saat hendak menyelamatkan seekor kucing dijalan yang hendak tertabrak truk, sekisar dua pekan lalu.

Guna mengembalikan mental korban, tim satgas trauma healing Polres Labuhanbatu mengunjungi korban dirumahnya, Jalan Khairil Anwar, Kelurahan Seoldengan, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (07/08/2023).

Sebelumnya, Nabila Febrianti bocah kelas 6 SD, anak kedua dari pasangan suami istri, Ade Pristian dan Yulianti, warga Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu itu, berniat menolong seekor kucing yang hampir tertabrak truk yang melintas di jalan raya.

Akibatnya, korban mengalami kecelakaan dimana kakinya terlindas truk tersebut dan langsung dilarikan ke RSUD Rantauprapat untuk mendapatkan perawatan medis.

Dengan kondisi kaki kanan yang diamputasi, saat ini Nabila masih dalam perawatan dan tinggal dirumah yang disewa orang tuanya guna menjalani berobat jalan dengan 2 hari sekali harus ke RSUD untuk membuka atau mengganti perban.

Kedua orangtua korban, Yulianti berharap dan memohon doa agar Nabila, putrinya cepat sembuh dan dapat bersekolah kembali.

“Mau nyebrang menyelamati kucing, kena tabrak mobil truk, warga gak ada berani nolong yang bawa dia ke klinik sopir truk, dan baru dirujuk ke RSUD. Akibat terlindas truk kakinya tidak bisa diperbaiki dan harus di amputasi, harapannya biar cepat sembuh, cepat pulang dan bisa sekolah lagi,” harap orangtua korban.

Sementara, Kasi Dokkes Polres Labuhanbatu Ipda Yessy Wulandari Natasya Simbolon menyebutkan, pihaknya selaku tim satgas trauma healing mengunjungi korban untuk memberikan motivasi agar korban tetap semangat menjalani kehidupan mendatang.

“Kita baru menyelesaikan giat trauma healing terhadap korban lakalantas, di Jalan Khairil Anwar,” sebutnya.

Lebih lanjut Yessy menuturkan, waktu itu posisinya korban sedang menyelamatkan kucing, disaat bersamaan satu unit truk lewat dan melindas, sehingga kaki sebelah kanan harus di amputasi hingga lutut sedangkan kaki sebelah kiri koyak tetapi tidak ada patah tulang.

“Kita dari Polres Labuhanbatu khusus tim Polwan yang termasuk dalam satgas trauma healing bersama-sama disini memberikan semangat untuk Nabila,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Yessy menjelaskan kepada korban bahwa walaupun kakinya sudah seperti itu, dengan kondisi di amputasi sejauh lutut namun tidak menutup kemungkinan masih bisa melakukan aktivitas kembali, karena diketahui ada yang bisa di lakukan yaitu dengan pemakaian atau pembuatan kaki palsu.

“Nabila kami support, kami sarankan untuk tetap semangat jangan pernah berputus asa, ini bukan akhir segalanya, masih bisa tetap melakukan aktivitas, masih bisa sekolah yang penting semangat dan obat-obatan tetap diminum,” pesannya.

Selain memberi motivasi dan saran, pihaknya juga memberikan tali asih dan bingkisan kepada korban dan orangtuanya.
Kapolres Labuhanbatu, AKBP James Hasudungan Hutajulu juga memberikan tali asih berupa boneka untuk mensupport kepada Nabila dan memberikan bingkisan berupa buah-buahan, sembako dan uang tunai.

Reporter : Robert Simatupang